MENDORONG PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR, MENDORONG PEMBANGUNAN EKONOMI DAN SEKTOR RIIL?

Pembangunan infrastruktur adalah sebuah keharusan bagi setiap pemerintahan. Mengapa?  Pembangunan infrastruktur menjadi andalan suatu Negara, karena merupakan salah satu penggerak ekonomi, disebabkan oleh: a) Menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. b) meningkatkan konsumsi pemerintah dan masyarakat sekitarnya, sehingga memutar roda perekonomian, c) dapat menstimulasi sektor riil, sehingga berdampak multiflier effect. Jika membangun infrastruktur, selalu ada faktor ekstenal, karena: jumlahnya besar, serta mempunyai keterkaitan sangat banyak.

Pertanyaan selanjutnya, dari mana dana untuk pembiayaan tersebut? Jika melihat kemampuan Bank, Dana pihak ketiga pada akhir tahun 2010 mencapai Rp.2.339 triliun. Jika sekitar 70% saja dari semua dana tersebut untuk membiayai infrastruktur, maka akan diperoleh dana Rp.1.637 triliun. Namun tentu saja, perhitungannya tak semudah itu, apalagi Bank tidak semuanya akan terjun untuk membiayai infrastruktur, karena masing-masing Bank mempunyai Visi/Misi ke arah mana strategi bisnis yang harus dituju, ada Bank yang 80% dari portofolio nya harus ke arah sektor mikro, kecil dan menengah. Sebagaimana diketahui, pembiayaan infrastruktur memerlukan dana sangat besar, serta jangka panjang, sedangkan dana dari pihak ketiga yang diperoleh Bank, yang berasal dari dana masyarakat, berupa dana jangka pendek. Rata-rata dari dana yang tersimpan di Perbankan, sebagian besar berupa deposito berjangka 1 bulan.

Lanjutkan membaca “MENDORONG PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR, MENDORONG PEMBANGUNAN EKONOMI DAN SEKTOR RIIL?”