Friendster dan Multiply

Awalnya punya friendster agar bisa terus terhubung dengan kedua anakku yang saat itu masih remaja, agar masih bisa memahami, mendengarkan celotehan anakku dan teman-temannya, berharap agar saya bisa menjadi ibu yang juga memahami kegiatan anak muda, bukan ibu yang menyebalkan dengan banyak larangan ini itu. Rasanya sudah lama sekali tak pernah melihat lagi account ku di friendster itu, apalagi setelah belakangan saya juga ikut membuka account multiply. Di Multiply saya bisa memajang foto kenangan, apalagi saat itu fasilitas di multiply memang lebih beragam, walau tak lama kemudian friendster juga menyusulnya.

Ada banyak kenangan di friendster, banyak foto-foto lama yang belum sempat di pindah, dan kemarin saya sadar, bahwa waktunya tinggal sebentar jika kita ingin memback up apa yang pernah kita up load di friendster. Dan pagi ini, saya mencoba mau memback up foto tersebut, baru berhasil satu, berikutnya mulai sulit. Apalagi rasa pusing seperti vertigo mulai menyerangku, akhirnya saya menilpon kedua anakku, yang menyarankan untuk memberikan nomor passwordku agar mereka bisa membantu memback up.

Tentang multiply, ini juga lama tak tersentuh. Minggu-minggu belakangan ini acara sangat padat dan melelahkan, dan baru hari ini terasa longgar. Badan kurang enak, membuatku berniat hari ini istirahat di rumah saja. Membaca blognya Donny, juga ndorokakung, membuatku ingin melihat seperti apa tayangan di multiply saat ini. Begitu membuka account multiply, mataku dikagetkan dengan berbagai tawaran barang-barang yang dijual, namun begitu masuk ke “my sites“…Alhamdulillah, semua masih utuh, termasuk foto-foto yang pernah di up load. Jadi, untuk kali ini, prioritas hanya untuk memback up foto di friedster saja…atau enaknya direlakan saja? Karena yang di multiply masih selamat.

Bagaimana kegiatan teman-teman, asyik memback up friedster?