Jalan-jalan ke Pasir Sarongge:Napak tilas kebun percobaan IPB, tea work, dan kebun strawberry

Hujan yang terus menerus membuat hati gamang, apakah akan ikut reuni teman-teman A678. Jika Jakarta saja hujan terus, apalagi di daerah Cipanas-Cianjur sana. Namun keinginan ketemu teman-teman lama setelah 6 tahun yang lalu, terasa menggebu-gebu, sayang acara seminar suami diundur, jadi saya terpaksa kesana berdua Minah, memakai mobil tua, hati kedap kedip kalau ada apa-apa di jalan. Untuk menenangkan hati, kami berangkat pagi-pagi, setelah mengisi bensin, membeli makanan kecil dan minuman untuk jaga-jaga kalau macet di jalan, kami berangkat menyusuri jalan Tol Jagorawi-Puncak-Cipanas-Ciloto-Ciherang. Kemacetan mulai terjadi di ujung jalan tol mau masuk Ciawi, banyak penjual jasa menunjuk jalan ke kiri, mungkin maksudnya jalan alternatif, dan rupanya tak satupun pengendara mobil yang mau mengkuti saran tersebut. Selanjutnya perjalanan lancar, mata harus mulai dibuka lebar-lebar setelah melalui Puncak, karena ancer-ancernya Rumah Makan Rindu Alam yang terletak di kiri jalan dari arah Bogor (ternyata ada dua, di Cipanas dan Ciherang), kemudian SPBU, sekitar 200 m belok ke kanan. Ternyata kami kebablasan sekitar 1 km, setelah tanya orang, terpaksa kembali lagi…maklum saya sendiri terakhir ke Kebun Percobaan IPB Pasir Sarongge 37 tahun silam.

Lanjutkan membaca “Jalan-jalan ke Pasir Sarongge:Napak tilas kebun percobaan IPB, tea work, dan kebun strawberry”

Iklan

Mengapa Kartu Kredit masih diperlukan?

Walau cerita Kartu Kredit (KK) dan Debt Collector akhir-akhir ini begitu mengharu biru, banyak orang tetap mantap untuk punya Kartu Kredit, karena sebetulnya yang salah bukan Kartu Kreditnya, namun pemahaman yang kurang tepat dalam menggunakan Kartu Kredit. Gencarnya pemasaran Kartu Kredit membuat konsumen ikutan lelah, berkali-kali mendapat telepon atau sms yang mengganggu. Namun bagi konsumen yang imannya kuat, tak mudah tergiur untuk mengikuti berbagai tambahan fasilitas di Kartu Kredit, apalagi mengambil uang tunai dari Kartu Kredit, maka KK bisa sangat bermanfaat. Konsumen yang berhati-hati, akan mengelola uangnya dengan baik, dan menganggap bahwa Kartu Kredit hanyalah sebagai pengganti alat pembayaran.

Lanjutkan membaca “Mengapa Kartu Kredit masih diperlukan?”