Food Court Pasaraya, 30 Juli 2011

Pagi-pagi saya menanyakan pada si sulung, apa siang ini ada acara? Dia menjawab, belum….. namun mungkin saja dia harus kerja jika ditelepon oleh bos nya. Setelah sholat Dhuhur, saya dan si sulung segera berangkat ke Pasaraya naik taksi. Sopir taksi yang kami tumpangi sebelumnya bekerja di BUMN dan karena sesuatu hal, dia harus keluar dan menjadi sopir taksi. Dan sopir ini suka cerita, punya berbagai anekdot, sehingga saat sudah sampai Pasaraya, rasanya waktu cepat sekali berlalu. Masuk ke area food court yang relatif sepi, hati ini ikut sedih, padahal jika jam makan siang, dulu susah sekali mendapatkan kursi di sini. Saya dulu suka mengajak tamu dari luar kota atau luar negeri ke Mal ini, kemudian makan di food court nya. Setelah clingak-clinguk saya ketemu dengan Imelda dan Kai, ternyata sudah ada Yessy dan Diajeng di situ. Kami langsung terlibat obrolan seru, kemudian saya pesan makanan bersama si sulung.

Lanjutkan membaca “Food Court Pasaraya, 30 Juli 2011”