Pelayanan pada pelanggan, belum menjadi prioritas?

Berkali-kali saya ingin menulis tentang soal pelayanan pelanggan, yang masih sering diabaikan, entah kenapa masih ada rasa tak pas…betulkah? Atau hanya perasaan saya? Di satu sisi saya juga melihat upaya-upaya perbaikan dari beberapa instansi atau perusahaan untuk mengedepankan pelayanan pada pelanggan, tapi saya melihat masalah sebetulnya bukan pada strategi, tetapi pada implementasinya yang kurang mendapatkan pemantauan, sehingga terkesan  kurang koordinasi, kalau tak dibilang amburadul. Tulisan ini akhirnya saya posting juga setelah mas yang saya datangi kemarin, mengatakan…”Bu, mohon ditulis saja, kami capek dengan omelan pelanggan, padahal kami tak tahu apa-apa.” Dan saya jawab, …”Mas, saya tak ngmel lho, hanya menyerahkan surat agar ada perbaikan, serta pembebanan pembayaran kembali seperti semula, karena saya tak pernah memberikan konfirmasi secara tertulis, dan tak pernah mengatakan setuju.”

Lanjutkan membaca “Pelayanan pada pelanggan, belum menjadi prioritas?”