“Ngulon”

Istilah ini umum terdengar bagi masyarakat Jawa, yang dalam percakapan menanyakan, apakah kita sudah menunaikan Rukun Islam ke-5 yaitu menunaikan Ibadah Haji ke Mekah. Bagi seorang muslim, kepergian ke Tanah Suci merupakan sebuah mimpi yang panjang, serta merupakan sebuah perjalanan  ibadah yang  panjang dan melelahkan, berisiko tinggi dan menghadapi tantangan yang berat. Oleh karena itu perlu persiapan mental, serta fisik yang memadai agar perjalanan lancar serta dapat beribadah dengan khusuk.

Lanjutkan membaca ““Ngulon””

AO NPL

Suatu ketika saya ketemu salah seorang staf yang bekerja di sebuah Bank. Dalam obrolan singkat, saat melayani transaksi di Bank tersebut, dia mengatakan bahwa sekarang dia dipindahkan sebagai AO NPL di kantor cabang tersebut. “Bu,  kenapa banyak teman saya sekarang jadi AO NPL? Bagaimana karir saya nanti?” Saya kaget, dan menanyakan apa maksud pertanyaannya, karena bagi saya berkarir dibidang apapun di sebuah Bank, akan sama menantangnya. Saya mengatakan, “Anda harus bersyukur ditempatkan sebagai AO NPL, karena anda jadi tahu bagaimana memperbaiki permasalahan, sehingga jika suatu ketika dipindah sebagai AO bisnis, atau ke tempat lainnya, maka akan lebih memahami serta lebih sensitif  dan berhati-hati. Staf yang menangani NPL mempunyai kompetensi yang lebih lengkap, karena harus lebih teliti, hati-hati, memahami konsekuensi hukum, juga bidang keilmuan lain.

Lanjutkan membaca “AO NPL”

E KTP

Hari Selasa malam, pagar rumah saya di gedor-gedor, rupanya petugas dari RT/RW menyampaikan undangan agar pada tanggal 13 Oktober 2011 datang ke Kelurahan untuk melakukan foto untuk  membuat KTP Elektronik (E KTP) gratis. Saya langsung senewen karena hari Rabu dan Kamis, kebetulan saya menjadi pembicara di sebuah workshop. Saat saya tanya, apakah ada hari lain untuk menggantikan, petugas yang sudah lelah hanya mengatakan “Bu, yang penting kami sudah menyampaikan.” Suami, yang saya telepon juga teriak, karena pada hari yang sama dia ada kuliah jam 12 siang di Bandung. Entah bagaimana, akhirnya suami sepakat akan mencoba datang ke Jakarta Rabu malam, dan mudah2an urusannya cepat selesai.

Lanjutkan membaca “E KTP”

Menjadi ibu, adalah teken kontrak untuk seumur hidup….

Minggu kemarin saya mengobrol bersama teman narablog lewat telepon, dia memberitahu  bahwa cerita tentang keponakannya yang rewel saat mamanya bekerja masih berlanjut. Suatu ketika papa nya pulang dari kantor agak pagi, mendapati si kecil sedang di bentak-bentak oleh si mbak. Jadi, inilah sebabnya, mungkin si mbak pula yang menyebabkan si kecil tak bisa menerima mama nya bekerja, apalagi jika pulang telat (karena macet), walau ayah sudah di rumah. Si kecil mudah marah, dan membentak mama nya jika mama pulang terlambat, padahal perilakunya terhadap papa dan orang lainnya baik. Teman narablog ini sedih sekali, demikian juga kakek neneknya, yang terpaksa tak bisa membantu karena tinggal di kota yang berbeda. Masalahnya jika si mbak ditegur, maka perilaku terhadap anak bisa makin keras. Teman narablog tadi tanya, bagaimana saya jika menghadapi masalah seperti ini?

Lanjutkan membaca “Menjadi ibu, adalah teken kontrak untuk seumur hidup….”