Reuni Keluarga

Kami memang hanya tiga bersaudara, jadi hubungan kakak beradik sangat dekat. Setelah harus melanjutkan kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri, satu per satu dari kami terpaksa harus meninggalkan rumah yang telah membesarkan kami dari kecil, untuk pergi ke kota lain, yang saat itu terasa sangat jauh. Namun dorongan orangtua, serta keinginan untuk menambah wawasan, membuat saya (yang kemudian disusul oleh adik-adik) berani melangkahkan kaki dan tinggal jauh dari ayah ibu. Waktu kecil, pikiran saya, melanjutkan kuliah adalah tetap bisa pulang menengok orangtua seminggu sekali, seperti yang saya lihat dari senior saya. Rasanya saya melihat pancaran kebahagiaan para senior yang pulang ke rumah, dan sore hari jalan-jalan ke pertokoan di kota kecil kami. Kota kecil kami relatif sepi saat itu, kota yang dihuni oleh para pensiunan, serta para pekerja pemerintah (Pegawai Negeri), dengan deretan pertokoan berpusat di dekat alun-alun dan Tugu, sehingga  kami mudah ketemu teman lama saat jalan-jalan ke pertokoan.

Lanjutkan membaca “Reuni Keluarga”

Iklan