Jika para Eyang tindak-tindak ke Malang

Jika saudara sekandung sudah menikah, serta anak-anaknya sudah besar, dan sudah punya cucu, maka untuk bisa bepergian bersama merupakan suatu kesempatan yang langka. Bahkan saya, suami, dan kedua anak, sulit sekali mencari waktu untuk bepergian bersama, sejak anak-anak telah menjadi mahasiswa. Minggu yang lalu adalah kesempatn yang kami tunggu, karena pada akhir Maret, isteri adikku yang bungsu ujian sidang terbuka untuk disertasi Doktor di Fakultas Hukum UB (Universitas Brawijaya). Di saat yang sama, saya baru saja keluar dari rumah sakit karena serangan vertigo parah, sampai semua makanan keluar terus, sehingga terpaksa dibawa ke UGD dan di rawat 3 (tiga) hari. Adik bungsuku sendiri, tahun lalu operasi jantung, dan setiap minggu harus cek INR di laboratorium RS Harapan Kita. Adik nomor 2 (dua) menjadi dosen di UNDIP, dan sibuk membimbing mahasiswa, sehingga dia tak bisa datang ke Jakarta lebih dulu, kemudian baru berangkat ke Malang rame-rame.

Lanjutkan membaca “Jika para Eyang tindak-tindak ke Malang”