Pilkada DKI: Kabar untuk si Bungsu

Pagi ini warga Jakarta siap mencoblos di TPS (Tempat Pemungutan Suara) di wilayahnya masing-masing. Si sulung pagi-pagi sudah mandi, saya kira karena selesai mencoblos dia masih harus berangkat lagi ke kantor, karena kantor nya tidak libur. Ini adalah pertama kalinya saya ikut pilkada DKI, lima tahun yang lalu saya terpaksa tidak  bisa ikut memeriahkan Pilkada DKI, karena ada tugas ke Jayapura. Kali ini, giliran si bungsu tidak bisa mencoblos karena sedang melanjutkan kuliah di luar negeri. Persiapan untuk memilih calon gubernur, dipermudah oleh adanya analisis dari Kompas, yang menceritakan kegiatan masing-masing Calon Gubernur, kemudian dibuat kesimpulan kekuatan dan kelemahan masing-masing calon Gubernur tersebut. Sayangnya, tak ada analisis tentang kekuatan dan kelemahan calon Wakil Gubernur, karena para wakil Gubernur ini menurut saya ikut menentukan, karena kekuatan nya akan menutupi kelemahan calon Gubernur.

Lanjutkan membaca “Pilkada DKI: Kabar untuk si Bungsu”