Wisata Lombok (2): Desa Sade (suku Sasak) dan legenda Putri Nyale di Kuta, Lombok

Hari ini kami punya waktu seharian, jadi rencananya mengelilingi pantai Lombok Barat dan Lombok Utara, wisata belanja yang murah meriah di toko kaos dan hasil kerajinan Lombok dekat pasar Mataram, kemudian ke Desa Sade tempat tinggal Suku Sasak (suku asli Lombok), dilanjutkan ke Pantai Kuta di Lombok Selatan. Setelah makan pagi di hotel, kami bersama pak sopir menuju ke arah Barat mengelilingi Senggigi. Beberapa kali kami berhenti, melihat pemandangan pantai yang indah, terlihat ketiga pulau (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) di kejauhan. Tentu saja kami tak menyia-nyiakan pemandangan indah ini untuk mengabadikan dengan kamera.

Lanjutkan membaca “Wisata Lombok (2): Desa Sade (suku Sasak) dan legenda Putri Nyale di Kuta, Lombok”

Wisata Lombok (1): Praya-Mataram-Ampenan-Senggigi

Pesawat yang saya tumpangi bersama teman,  mendarat mulus di Bandara International Lombok (BIL) di Praya jam 14.30 WITA. Kali terakhir ke Lombok, bandara yang digunakan masih bandara Selaparang yang dekat dengan kota Mataram (ibu kota Lombok Barat). Saat ini kode yang ditulis di boarding pass adalah LOP (singkatan Lombok Praya), karena bandaranya di wilayah kota Praya. Kota Praya merupakan ibu kota Lombok Tengah. Hujan gerimis menyambut kedatangan kami, syukurlah pak sopir, yang menjemput segera datang dengan membawa payung. Kami langsung menuju rumah makan “Lesehan Asri” yang kata pak sopir, merupakan restoran satu-satu nya yang cukup representatif untuk menjamu tamu di kota Praya. Kami segera menuju mushola, kemudian memesan makanan, apalagi kalau bukan plecing kangkung, masakan khas Lombok yang pedas dan manis.

Belajar menenun
Belajar menenun

Lanjutkan membaca “Wisata Lombok (1): Praya-Mataram-Ampenan-Senggigi”