Wisata ke Tahara: Kebun Binatang Kecil, Santae Park, Museum Tanaman, Ichigogari dan kebun Nanohana

Pagi di hari Minggu ini adalah kesempatan anakku bisa mengajak jalan-jalan karena hari kerja dia akan sibuk di lab. Tidak jauh, rencana nya akan mengunjungi kota tetangga Toyohashi, yang dapat dicapai hanya 30 menit. Jam 9 pagi, kami sarapan coklat hangat, kemudian mampir di supermarket sejenis 7 eleven untuk membeli onigiri, roti dan minuman. Kota Tahara, merupakan kota kecil di pantai Samudra Pacifik, cuaca saat itu masih dingin, namun karena sinar matahari bersinar cerah, selama tidak ada angin, maka kami cukup hangat dengan mengenakan baju kaos yang dirangkap-rangkap, dan baju tebal ditinggal di mobil.

Bunga sakura yang masih berbunga di Santae Park, Tahara
Bunga sakura yang masih berbunga di Santae Park, Tahara

Lanjutkan membaca “Wisata ke Tahara: Kebun Binatang Kecil, Santae Park, Museum Tanaman, Ichigogari dan kebun Nanohana”

Ketinggalan pesawat, untung ada Toyama San

Hari Jumat pagi, saya ngecek persiapan terakhir akan berangkat ke Osaka. Saya mengambil penerbangan yg dilayani Garuda, Jakarta-Osaka connecting flight melalui Denpasar. Tak ada perasaan apa-apa, saya diantar suami menuju bandara Soekarno Hatta jam 14.30 wib, walau flight nya jam 20.00 wib, karena takut macet. Saat jam 19.40 wib yang seharusnya pesawat boarding, nggak dipanggil-panggil, dalam hati mulai merasa tak enak…tapi masih tenang karena merupakan connecting flight. Penumpang dipanggil untuk naik pesawat jam 20.00 wib…tapi pesawat tak kunjung berangkat. Diumumkan bahwa AC nya rusak, diharapkan dapat diperbaiki sekitar 15 menit….ternyata baru berangkat hampir 2 jam kemudian. Saya masih tenang karena pramugari mengatakan, pasti ditunggu di Bali.

Lanjutkan membaca “Ketinggalan pesawat, untung ada Toyama San”

Mengurus Visa di Kedutaan Jepang

Kunjungan ke Jepang sudah sejak lama direncanakan,  sejak anak bungsuku mendapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Jepang. Sayang, kesibukan kami (saya dan suami) serta anak, tak pernah ketemu, sehingga rencana kunjungan ke Jepang selalu saja tertunda. Akhirnya, setelah menimbang-nimbang kesibukan suami, akhirnya diputuskan hanya saya sendiri yang pergi ke Jepang, waktunya disesuaikan dengan waktu luang anak untuk menjemput dan mengantar pulang ke Bandara.

Bandara tujuan adalah bandara Kansai di Osaka, karena sejak beberapa lama Garuda tidak melayani penerbangan dengan tujuan Nagoya. Apaboleh buat, kami harus memilih penerbangan melalui Tokyo atau Osaka, akhirnya pilihan ke bandara di Osaka.

Lanjutkan membaca “Mengurus Visa di Kedutaan Jepang”

Mengunjungi Wisata Budaya Pampang-desa adat suku Dayak Kenyah di Kaltim

Be3rsama perempuan Dayak berkuping panjang
Bersama perempuan Dayak berkuping panjang

Saya mendapat kesempatan lebih dari lima kali mengunjungi Kaltim, namun karena kunjungan ini dalam rangka tugas, saya hanya mendapat kesempatan mencoba berbagai kuliner di daerah Balikpapan dan Samarinda  setelah jam kerja selesai, atau saat dalam perjalanan dari Jakarta ke Samarinda pp. Kali ini, saya dan seorang teman bertekad untuk melihat dan mengunjungi desa budaya Pampang, yaitu tempat para suku Dayak Kenyah yang tinggal dalam satu desa di Pampang. Sungguh sayang kalau kunjungan ini tak dituliskan, karena saya baru mendengar tentang desa budaya Pampang ini dari sopir yang mengantar kami saat pulang dari Samarinda ke Balikpapan. Syukurlah, minggu berikutnya kami mendapat kesempatan mengunjungi Samarinda lagi, sehingga kami bisa menyelipkan jadual untuk mengunjungi Desa Budaya Pampang. Letak desa Pampang tidak jauh dari kota Samarinda menuju Bontang, pulang pergi dapat dicapai dengan kendaraan sekitar 90 menit. Bahkan setelah sampai disana, saya melihat angkot warna kuning memasuki jalan masuk ke arah desa Pampang.

Ada angkot yang melayani trayek Samarinda-Desa Budaya pampang
Ada angkot yang melayani trayek Samarinda-Desa Budaya pampang

Lanjutkan membaca “Mengunjungi Wisata Budaya Pampang-desa adat suku Dayak Kenyah di Kaltim”