Diajak menjadi backpacker oleh si bungsu di Osaka

Untuk kembali ke Jakarta, penerbangan yang dekat dengan kota Toyohashi hanya melalui Tokyo (bandara Narita atau Osaka (Bandara Kansai). Sebelumnya ada penerbangan  dari Jakarta ke Nagoya (hanya satu setengah jam dari Toyohashi), namun karena tak menguntungkan, maka penerbangan Garuda Jakarta-Bali-Nagoya dihentikan. Rumornya sih akan ada langsung dari Jakarta ke Osaka, …. sungguh saya berharap hal ini kesampaian. Jadi untuk kembali ke Jakarta, saya dan si bungsu sibuk mendiskusikan bagaimana enaknya agar semua berjalan lancar. Kalau langsung dari Toyohashi jelas tidak mungkin, karena pesawat Garuda take off dari Kansai, Osaka, jam 11 pagi. Jadi, mau tak mau kami harus menginap di Osaka. Saya menginginkan tidur di hotel yang sedekat mungkin dengan bandara Kansai, namun si bungsu merasa sayang jika harus mengeluarkan uang hanya untuk menginap semalam, apalagi kami baru sampai Osaka malam hari, karena menunggu si bungsu selesai di lab nya….

Lanjutkan membaca “Diajak menjadi backpacker oleh si bungsu di Osaka”