Cucu

Orang bilang, punya cucu itu berbeda dengan punya anak, walaupun keduanya merupakan hal yang sama-sama menyenangkan. Mempunyai anak, menjadi tanggung jawab orangtua untuk mendidiknya, agar anak bisa mandiri. Mendidik anak tidak mudah, apalagi masing-masing anak mempunyai sifat yang unik, yang berbeda antara satu dengan lainnya. Sedangkan cucu, bagi seorang eyang merupakan pelipur lara, perintang hati, namun tanggung jawab yang penuh pada orangtuanya. Walau demikian, menjadi nenek/kakek, tetap harus memperhatikan kepentingan pendidikan cucunya, tak boleh terlalu memanjakan yang akan berakibat kurang baik bagi perkembangan cucunya.

Lanjutkan membaca “Cucu”

Tetangga

Saat pertama kali pindah ke kompleks perumahan ini saya mulai mengenalnya. Orangnya ramah, dan mudah tersenyum. Kepada dia, saya mudah mengobrol apa saja, dari cerita suaminya yang terbaring sakit sejak krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997-1998, sampai cerita membesarkan anak-anaknya. Tak ada gurat kepedihan, padahal saya melihat banyak cobaan yang menimpanya. Ibu ini dulunya seorang isteri pejabat, yang setelah suaminya sakit, harus berjuang menghidupi keluarga dan anak-anaknya, yang saat itu baru beranjak dewasa.

Lanjutkan membaca “Tetangga”

Istirahat sejenak

Beberapa bulan terakhir saya merasa acara sangat padat, bahkan terkadang dari pagi sampai malam. Bahkan Maya, yang momong cucu saya berkata….”Waduhh, saya nggak kuat kalau harus kerja seperti yangti.” Ya, saya memang sudah menjadi Yangti, panggilan Ara, cucu pertama saya yang berumur  29 bulan. Setelah memasuki usia pensiun, untuk meluangkan waktu saya menulis di blog (walau belakangan jarang di up date), saya juga kadang-kadang mengajar, dan ternyata ini berkelanjutan. Yang awalnya hanya ingin sekedar ada kesibukan diwaktu luang, akhirnya menjadi serius. Kesibukan yang sesuai dengan kondisi fisik saya yang tidak muda lagi.

Lanjutkan membaca “Istirahat sejenak”

Silaturahim

Bulan Juni ini merupakan bulan yang  cukup sibuk buatku, bukan sibuk karena pekerjaan, namun nyaris setiap akhir pekan ada acara. Bulan Juni tahun ini  dianggap bulan baik, banyak undangan menghadiri pernikahan. Selain itu, karena mau bulan puasa, beberapa kelompok teman mengundang acara, ada acara reuni dengan pengajian, ada reuni mengumpulkan teman-teman yang lama tak ketemu. Silaturahim sebetulnya banyak kebaikannya, antara lain: 1) Dengan silaturahim kita akan lebih mengenal teman, sehingga kerjasama positif dapat diwujudkan. 2) Dengan silaturahim, akan timbul rasa saling membutuhkan, solidaritas, dialog, pengertian, dan menguatkan kerjasama  karena saling memahami. 3) Dengan silaturahim, berbagai persoalan yang dihadapi dalam kelompok pertemanan akan mudah diatasi.  4) Dengan silaturahim, berbagai ide-ide, program-program, dan kegiatan-kegiatan yang positif juga bisa diwujudkan. 5) Dengan silaturahim, akan banyak sharing pengalaman dan ilmu pengetahuan.

Lanjutkan membaca “Silaturahim”