Oleh: edratna | September 22, 2013

Dari Aston ke Aston

Saya memang baru mencoba hotel Aston di tiga kota berbeda, ketiganya terletak di ibu kota propinsi yaitu: Samarinda, Denpasar dan Pontianak. Apa yang berbeda dari ketiga hotel tersebut? Dan apa yang menjadi dasar pertimbangan saya dalam memilih hotel? Saat ini banyak hotel yang bagus-bagus, dibanding sepuluh tahun silam. Masing-masing hotel berusaha memberikan pelayanan yang sebaik-baik nya, agar pengunjung akan kembali menginap di kota tersebut. Perbedaan akan terlihat pada penataan lobby di masing-masing hotel tersebut, yang disesuaikan dengan desain wilayah dimana hotel tersebut berada.

Aston Samarinda

Aston Samarinda

Aston Samarinda

Sebelumnya, setiap kali saya pergi ke Samarinda, saya menginap di SwissBel Borneo, dan saya suka suasana nya, apalagi jika kebetulan mendapat kamar dengan pemandangan sungai Mahakam. Tak bosan-bosan nya, di setiap kesempatan saya memandang sungai yang besar ini, dengan lalu lintas kapal membawa berbagai barang keperluan melewati sungai tersebut. Jika malas keluar hotel, saya cukup memesan makanan dari dalam kamar dan makanan nya cocok untuk selera saya. Jika ingin jalan-jalan mencari makan saat malam, saya tinggal pesan taksi melalui hotel dan argo nya murah.

Namun karena saya ke Samarinda dalam rangka tugas, sudah dua tahun ini oleh klien, saya disarankan menginap di hotel Aston. Ini untuk kepraktisan saja, karena kebetulan workshop diadakan di hotel Aston. Hotel ini relatif masih baru dibanding hotel tempat saya menginap sebelumnya, jadi saat awal menginap, terlihat sekali koordinasi dalam pelayanan tamu sangat berbeda, sehingga setiap memesan apa-apa, saya harus menunggu cukup lama. Syukurlah, pada tahun berikutnya pelayanan di hotel ini membaik. Sayangnya, selama di Aston ini saya jarang mendapat kamar yang menghadap view ke sungai Mahakam, karena desain hotel yang seperti elips dan di tengah perumahan penduduk. Namun di setiap lantai, di  tempat tertentu, ada ruang agar tamu bisa menikmati pemandangan sungai Mahakam.

Aston Denpasar

Aston Denpasar

Aston Denpasar

Saya memilih Aston Denpasar, karena saat itu pelatihan yang diadakan dekat dengan hotel ini. Seperti halnya bangunan di Bali, hotel ini arsitektur depan nya unik, dengan ukiran-ukiran Bali. Sayang nya, saat menginap di hotel ini, pada bulan puasa, sehingga saya tak bisa menikmati makanan nya. Hotel ini juga menyediakan makan sahur, tapi tetap saja rasanya lebih enak makan sahur di rumah sendiri, tentu saja penilaianku ini bias. Aston Denpasar terletak di pinggir jalan yang cukup ramai, pemandangan di kiri kanan nya berupa perumahan, sehingga view dari kamar kurang menarik.

Aston Pontianak

Aston Pontianak

Aston Pontianak

Pontianak dikenal sebagai kota seribu ruko, dan sesuai dengan namanya, hotel Aston terletak di tengah-tengah ruko tersebut, sehingga pemandangan dari jendela kamar sungguh kurang menarik. Namun, kelebihan nya, hotel ini terletak di tengah kota, dekat dengan tempat makanan yang enak-enak. Bahkan Rumah Makan Abang Kepiting, yang terkenal enak, terletak di depan hotel Aston ini, bahkan terletak di sebelah lorong yang becek. Di sore hari, setelah mengajar, saya dan teman mampir di RM Abang Kepiting ini, yang baru buka, dan pengunjungnya rela menunggu, sampai pemiliknya selesai melakukan persiapan.

Sayangnya saya mendapat pengalaman kurang menarik saat check out dari salah satu dari ketiga hotel ini, karena saat itu bertepatan dengan pilkada, sehingga staf bergiliran untuk mencoblos. Kami sudah berpesan agar koper-koper kami diambil dari kamar, sebelum makan pagi, dan setengah jam kemudian koper kami belum ada di bawah. Bahkan saat saya sudah selesai membayar, koper kami belum terlihat … setelah kami mendesak staf di counter,  baru staf dari audit (yang mendengar masalah ini) mencoba menelpon ke lantai tempat kami menginap.  Kemudian ada orang yang keluar dari pintu lift mengambil troly…..walah, rupanya koper-koper kami baru mau diambil. Syukurlah kami punya waktu cukup lama untuk pergi ke bandara. Semoga jika kami menginap lagi di hotel ini, pelayanan telah membaik …. kalau tidak di kota ini ada beberapa hotel lain, seperti Mercure dan Santika, atau lainnya,  yang tentu siap menerima limpahan tamu yang kurang berkenan. Seperti pengalaman saya berkunjung di suatu kota, saya selalu akan menginap di Novotel, dan ini sudah lebih dari sepuluh kali, karena puas dengan pelayanan nya. Betapapun hotel adalah industri jasa, sehingga pelayanan kepada pelanggan perlu sangat diutamakan.


Responses

  1. Senang deh pas dengar Ibu bilang suka dengan pemandangan sungai Mahakam🙂
    Sekarang di Samarinda lagi banyak yang bikin kos2an elit, Bu. Katanya sih udah banyak orang yang milih ngekos daripada nyari2 hotel, terlebih lagi bila mereka sering bolak-balik Samarinda. Jadi gak perlu repot2 nyari kamar.🙂

    Kapan-kapan pengin ketemu Akin, kalau pas ke Samarinda lagi….kapan ya???

  2. persaingan semakin ketat, apalagi di sektor jasa seperti perhotelan ini ya bu.. jadi gak nahan pas di bagian ini “kalau tidak di kota ini ada beberapa hotel lain, seperti Mercure dan Santika, atau lainnya, yang tentu siap menerima limpahan tamu yang kurang berkenan”

    Hehehe betul….untuk industri jasa harus hati-hati dengan pelayanan pada pelanggan.

  3. kalo aston rasanya so far cuma pernah ngintep di bandung. waktu itu sih ok ok aja service nya ya..

    Service standard….bagi pelanggan tetap ingin ada perbedaan antara hotel satu dan lainnya.

  4. Di Yogya juga sudah dibuka Hotel Aston Mbak Enny. Saya belum pernah masuk sih, tapi yang jelas lokasinya strategis, di Jl. Urip Sumoharjo, di kawasan pertokoan. Tapi kalau ke Yogya, silahkan Mbak Enny menginap di Caty’s House. Meskipun cuma homestay tanpa bintang, insya Allah nyaman dan aman … hahaha *promosi jujur*

    Wahh mupeng ke Yogya…pasti dong, pengin coba Cathy House.

  5. Standar pelayanan jasa ya Bu En disamping kemudahan akses dari pusat kegiatan yang kita tuju sebagai pertimbangan utama pemilihan hotel. Menunggu Bu En berkegiatan di salatiga ah. Salam

    Iya mbak Prih….untuk hotel, pelayanan adalah nomor satu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: