Oleh: edratna | Oktober 15, 2014

Menikmati kereta api dari bandara Kualanamu ke Medan

Airport Railway Station

Airport Railway Station

Ini pertama kalinya saya pergi ke Medan melewati bandara Kualanamu. Setelah bertanya kepada teman yang tinggal di Medan, bagaimana mencapai kota Medan dari bandala Kualanamu, saya dan teman memutuskan untuk naik kereta api dari bandara Kualanamu. Mengapa? 

Jika perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan roda empat, jarak tempuh bisa dicapai antara 1,5 sampai dengan 2,5 jam, sedangkan jika naik kereta api, dapat dicapai dengan 45 menit (jika dari bandara Kualanamu ke Medan), namun jika dari Medan dapat lebih cepat (hanya 30 menit). Jalur kereta api dari bandara Kualanamu ke Medan hanya satu jalur, sehingga jika terjadi papasan dengan kereta yang dari Medan menuju Kualanamu, maka kereta yang diprioritaskan adalah kereta yang menuju bandara Kualanamu.

Sistem e ticketing

Sistem e ticketing

Pada hari-hari tertentu harga tiket Rp.85.000,- namun menjadi sebesar Rp.65.000,- /orang di jam tidak sibuk. Stasiun kereta api di Kualanamu sangat bersih, pembelian tiket bisa melalui sistem e ticketing, yang dapat dilakukan dengan kartu prabayar dari Telkom, maupun melalui 5 (lima) Bank yaitu: BNI, Bank Mandiri, Bank BNI, BCA dan Bank Mega. Selain itu, penumpang juga dapat membeli langsung secara tunai di counter.

Airport Railing Services

Airport Railing Services

Stasiun Kereta Api Kualanamu

Stasiun Kereta Api Kualanamu

Limabelas menit sebelum kedatangan kereta diumumkan, agar penumpang mulai bersiap menunggu di peron.

Keretanya bersih, ada tempat khusus untuk menempatkan barang bawaan.Kami naik ke kursi yang telah ditetapkan dan kereta mulai bergerak menuju kota Medan. Untuk menuju kota Medan, kami melewati stasiun Araskabu.

Di dalam KA Kualanamu-Medan

Di dalam KA Kualanamu-Medan

Pemandangan sekitar kereta api dari balik jendela masih hijau, masih ada banyak persawahan, baru setelah mendekati kota Medan, di kiri kanan jalan rel kereta api, terlihat masih banyak rumah-rumah yang dibangun terlalu dekat dengan rel kereta api, sehingga nyaris bersentuhan saat kereta api lewat. Mungkin hal ini masih perlu ditertibkan, karena saya perkirakan rumah-rumah tersebut dibangun di atas tanah PT KAI. Dengan pendekatan yang baik, menyediakan tempat yang layak sebagai gantinya, diharapkan mereka akan mau pindah dengan suka rela.

Tak terasa kereta sudah memasuki stasiun Medan yang terletak di dekat Lapangan Merdeka. Kami dijemput oleh sopir teman yang tinggal di kota Medan. Kami akhirnya memutuskan, untuk pulang ke Jakarta melalui bandara Kualanamu,  kami akan naik kereta api lagi menuju bandara Kualanamu. Di depan stasiun Kereta Api, banyak berjejer becak motor, taksi, juga dilewati angkutan kota, sehingga kita bisa menggunakan kendaraan umum bila tak ada yang menjemput.

Jalan menanjak di stasiun KA kota Medan

Jalan menanjak di stasiun KA kota Medan

Saat pulang, kami kembali ke Stasiun kereta api yang berada persis di sebelah Lapangan Merdeka Medan. Stasiun nya bersih, ruang tunggunya luas.

Durian House di stasiun Medan

Durian House di stasiun Medan

Dan bagi yang lupa membeli oleh-oleh, di stasiun ada Durian House yang menjual berbagai jenis kue untuk oleh-oleh dari bahan baku durian, termasuk pancake durian yang terkenal tersebut.

Bekas jembatan yang terpotong di depan stasiun kota Medan

Bekas jembatan yang terpotong di depan stasiun kota Medan

Saya tertarik dengan jembatan berpagar merah yang terletak di depan stasiun kereta api kota Medan, kenapa jembatan nya terpotong. Rupanya dulunya, sebelum stasiun kereta api di Medan dibangun bertingkat, jembatan berpagar merah tersebut merupakan jembatan penyeberangan untuk kendaraan bermotor, namun terpaksa dipotong setelah dibangunnya stasiun kereta api di kota Medan. Suasana stasiun kereta api ini sungguh menyenangkan, memang restoran nya hanya beberapa, toiletnya juga bersih (bagi seumuran saya, ini yang paling penting).


Responses

  1. Aku udah sering dengar tentang airport Kuala Namu ini dari teman atau saudara, dan pengen banget nyobain naik keretanya..Mudah-mudahan bisa segera jalan-jalan ke Medan biar bisa nyobain airport dan stasiun kereta baru ini🙂

    Keretanya bagus, lancar…
    Btw, sejak pak Jonan, naik kereta api menjadi menyenangkan karena lancar, dan bersih.

  2. Wah kereta api bandara nya bagus banget ya bu. Jakarta kalah nih ama Medan.🙂

    Iya Arman, Jakarta malah belum ada kereta menuju bandara

  3. Jembatan berpagar merah itu bukan terpotong, tetapi baru dibangun setahun yg lalu. Saat ini terhenti pembangunannya. Btw stasiun Medan sudah sejak jaman dahulu merupakan bangunan bertingkat 4 lantai. Yang ibu maksud jembatan utk kendaraan bermotor itu namanya Titi Gantung, letaknya tidak jauh dari situ (menyeberang rel). Titi gantung dibangun sejak jaman belanda, sampai sekarang masih berfungsi. Selamat berlibur di Medan.

    Terimakasih tambahan infonya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: