Oleh: edratna | Juni 14, 2015

Jika si kecil bosan

Suatu sore, hanya ada yangti (saya) dan babe (ayahnya si kecil). “Aku bosen, nggak tahu mau ngapain,” kata si kecil. Saya kaget mendengar ucapan si kecil yang baru berumur 4 tahun 4 bulan. “Kenapa kok bosan?”, tanya yangti. “Habis nggak ada yang dikerjain,” kata si kecil lagi. Babe langsung berkata, “Makanya kalau diajari membaca harus mau, jadi tidak bosan lagi.”

Sebetulnya si kecil sudah sekolah di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kokeci sejak usianya dua tahun. Saat ini setiap hari sekolah, berangkat jam 7 pagi dengan dijemput bajay dan diantar si mbak, dan pulang jam 12.30 wib. Di sekolah bermain, serta ada makan siang, sehingga si kecil cukup sibuk. Namun pada hari-hari tertentu, di saat libur akhir pekan, mungkin karena terbiasa sibuk, si kecil juga mudah bosan.

Si Kecil

Si Kecil

Langsung si kecil membawa buku bacaannya, dan minta diajar membaca serta minta babe untuk mendongeng. Saat ini si kecil sudah bisa mengeja huruf A sampai dengan Z. Sudah bisa menghubungkan huruf, namun belum bisa membaca.

Ingatannya lumayan tajam, sehingga Yangti jika membacakan cerita harus berdasar buku. Jika sekedar mendongeng, sering terlibat percakapan. “Kata babe nggak gitu,” kata si kecil. Terus menurut babe, ceritanya seperti apa? Maka si kecil akan mendongeng versi yang diceritakan babenya.

Betapa bedanya dengan saat anak-anak saya masih kecil. Saat ini, jika mendongeng untuk cucu, selalu ada dialog terbuka antara cucu dan Yangti nya. Semoga engkau menjadi anak pinter dan sholeh ya nak, doa yangti untuk si kecil.


Responses

  1. so cute..
    moga2 cepet pinter bacanya ya🙂

    Terimakasih doanya om

  2. ya..anak kecil sekarang sudah berani mengekspresikan pendapatnya ya Bu..kalau dulu mungkin cuma menjeadi pendengar saja tanpa berani protes..

    Anak sekarang berani berdebat walau masih kecil. Dan orang tua harus benar-benar sebagai panutan, karena anak paling ulung untuk meniru, namun bukan pendengar yang baik.

  3. Ara cantik yang pandai, senangnya bermain membaca dan mendongeng bersama Yangti.
    Benar Ibu terselip dialog, saat improvisasi juga kadang kagok ya, haha pergeseran budaya tutur dengar ke baca dengar.
    Salam

    Iya mbak Prih….ingat saat saya masih kecil, senang sekali mendengar ibu mendongeng atau membacakan cerita.

  4. hihihi anak jaman sekarang Bu…
    Kalau di rumah, ketika nosan pasti maenan gadget, pasang wifi dan buka youtube
    Lalu minta si mbaknya ngetikin video yg mau dicari…

    Oya Bu… dipanggil babe juga ya ayahnya? :))

    Ayahnya pengin jadi orang Betawi….hahaha….lha bapak ibunya dari Jawa…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: