Oleh: edratna | Januari 24, 2016

Jalan-Jalan A678: Puncak Mandeh, Raja Ampatnya Minang, dan Pantai Carocok

Pemanangan di Puncak Mandeh yang memukau

Pemandangan di Puncak Mandeh yang memukau

Hari pertama tour di Padang kami dibagi dua rombongan, karena untuk menuju Puncak Mandeh tidak bisa menggunakan bis yang besar. Perjalanan cukup jauh, sehingga jika meng agendakan ke Puncak Mandeh diperlukan waktu seharian, dengan jalan yang berkelak-kelok serta pemandangan yang indah, melalui jalan sepanjang pantai dari Teluk Bayur sampai kota Painan, kemudian diganti dengan pemandangan sawah menghijau dan bukit hijau yang terjal. Mendekati puncak Mandeh, suasana berganti dengan batuan besar-benar serta pohon nipah, yang menunjukkan sudah mendekati daerah pesisir.

A68 di Puncak Mandeh

A678 di Puncak Mandeh

Sampai di Puncak Mandeh, kami benar-benar terpukau oleh keindahannya. Di depan kami terletak gugusan pulau-pulau, mirip dengan Danau Sentani …. dan kata teman yang pernah ke Raja Ampat (sayangnya saya baru memimpikannya ingin ke sana), mirip dengan Raja Ampat. Ini merupakan wisata yang masih baru, terlihat di sepanjang jalan terjadi pelebaran jalan. Syukurlah saat itu cuaca panas, karena kalau hujan akan terasa licin.

Foto dulu yuuk

Foto dulu yuuk

Kami langsung mengambil berbagai foto disini. Di Puncak Mandeh suasana masih asli, toilet belum ada airnya, sehingga disarankan sebelum naik ke Puncak Mandeh untuk pergi ke toilet dulu di pos sebelumnya, entah di rumah makan, atau di pom bensin.

Pantai Carocok

Pantai Carocok

Pulang dari Puncak Mandeh, kami menuju kota Painan dan singgah sebentar di Pantai Carocok yang sedang dalam pembenahan oleh Pemda agar sesuai untuk tujuan wisata.

Pantai Carocok yang airnya bening

Pantai Carocok yang airnya bening

Air lautnya sungguh jernih, terlihat ikan berenang-renang di air pantai ini. Bahkan airnya berkilauan, berbeda warna sesuai dasar lautnya….

Bersama adik, menikmati pantai Carocok.

Bersama adik, menikmati pantai Carocok.

Rencana semula ingin menghabiskan waktu di sini, sambil menikmati sunset. Tapi beberapa teman yang sudah terpukau dengan keindahan pantai di jalan antara Teluk Bayur dan Bungus, ingin menikmati sunset di pantai Bungus tersebut (walau akhirnya gagal karena sampai di sana matahari telah tenggelam…. yang syukurlah akhirnya tergantikan dengan menikmati pantai Padang di akhir acara trip).

Kota Sumbar terdiri dari banyak bukit, gunung dan pantai. Wisatanya sungguh menawan, kita bisa memilih, apakah mau wisata pantai/laut atau wisata alam di pegunungan, atau wisata budaya…. atau wisata kuliner yang banyak ragam nya.


Responses

  1. Mandeh memang cantik banget ya Mbak Eny. Entah dia mirip Raja Ampat atau bukan, saya pengen banget datang ke tempat ini🙂

    Iya mbak..pemandangannya cantik banget dan masih alami….semoga tetap terjaga sampai nanti.

  2. Hukhuk baru nyampai di Teluk Bayur nih Ibu. Catat ah Puncak Mandehnya. Foto di puncak duh akrabnya…. Seberap mendaki Ibu? Salam

    Nggak pakai mendaki mbak Prih…cuma belum bisa bis karena jalannya masih diperlebar.
    Yang naik turun mendaki di lobang Jepang dan jembatan akar.
    Sebetulnya Lembah Harau masih bisa dieksplore lagi….bisa naik ke atas…di lain waktu mungkin…next destinasi penginnya ke Belitung.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: