Oleh: edratna | Maret 6, 2016

Nonton Film “Zootopia” bersama si kecil

Hari Sabtu itu, menantuku, bundanya si kecil ada tugas luar. Kebetulan saya sedang pengin keluar, mau cari G baru, karena yang lama sudah sering bermasalah. Anakku si sulung menawarkan untuk pergi ke Gandaria City, sekalian kalau mau nonton Zootopia. Film Zootopia adalah film kartun, jadi bisa ditonton untuk semua umur.

Senangnya makan donut

Senangnya makan donut

Di jalan, si kecil mengeluh sakit perut, keluhan jika jalanan macet dan dia bosen di jalan. Jadi saya janjikan kalau sebentar lagi sampai dan si kecil boleh mau makan apa dulu, karena waktu itu masih cukup pagi dan film nya baru main pukul 12.15 wib. Si kecil menjadi tenang, jadi begitu sampai di Gandaria City, kami mengajak jalan-jalan di lantai dasar, ternyata si kecil memilih untuk makan donut di JCo. Jadilah kami mampir, memilih donut, serta minum coklat panas. Senang melihat si kecil makan donut habis dua lebih, rupanya dia lapar, maklum sarapan di rumah cuma habis sedikit.

Si kecil dan babe nya

Si kecil dan babe nya

Anak sulungku, membeli tiket dulu, jadi saya dan si kecil tetap menunggu di JCo….syukurlah saat itu pelanggan sepi, sehingga si kecil bisa memuaskan diri untuk mengekplore JCo, mengintip orang dari restoran di sebelah, duduk-duduk menikmati sofa panjang di JCo. Tak lama si sulung datang membawa tiket, kami segera naik eskalator menuju lantai atas. Begitu masuk ke bioskop XXI, banyak orang antri untuk berfoto. Kami ikutan antri untuk foto yang menggambarkan se olah-olah sedang di gerbong kereta bersama tokoh film kartun.

Isi cerita Zootopia yang saya kutip dari resensi filmya sebagai berikut:

Zootopia adalah sebuah nama kota yang ditinggali beragam jenis hewan. Bermacam-macam hewan dari beragam jenis dan family hidup di Zootopia. Adalah Judy Hoops, seekor Kelinci yang bekerja sebagai Polisi dan bertekad untuk membuktikan dirinya layak bertugas sebagai penegak hukum. Untuk membuktikan, Judy mencoba memecahkan sebuah kasus kejahatan. Dengan dibantu mitranya, Nick Wilde seekor Musang, Judy mencari bukti untuk keberhasilan tugasnya.

Kacamata 3 D

Kacamata 3 D

Kami memakai kacamata 3 D, dan betapa serunya melihat tangan si kecil menggapai-gapai ingin menyentuh tokoh film yang terlihat dekat dengan kita. Ya, untuk menonton filmnya, kami dibagikan kacamata 3D.

Menurut saya, film ini sebetulnya cukup berat, karena ada tentang demo, tentang pengkhianatan, juga tentang ambisi. Seperti kata si sulung, yang menarik dari film ini adalah  plotnya yang membawa penonton mengupas lapisan bawang. Petunjuknya sudah ada dari menit pertama tetapi mereka menyisipkan bau-bau pesannya secara bertahap.

Bagi si kecil, film adalah film, dia menikmati kegembiraan menonton film dengan tokoh-tokoh yang terasa familiar dan dengan kacamata 3 D, seolah kita ikut berperan. Namun bagi saya dan si sulung, di jalan menjadi diskusi yang serius….apa ya yang tak serius buat si sulung. Bagiku, sungguh menyenangkan jalan-jalan bersama si kecil, dengan umurnya yang telah 5 (lima) tahun, dia benar-benar menikmati bepergian dan melihat sekitar dengan penuh keingintahu an khas anak kecil.

 


Responses

  1. Belon nonton, penasaran nih jadinya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: