Oleh: edratna | Maret 28, 2016

Surabaya-Bangkalan

Hari masih cukup pagi saat pak sopir menjemput saya di hotel tempat saya menginap. Kami langsung menuju jembatan Suramadu, dan ini pertama kalinya saya melewati jembatan Suramadu.
Melewati selat Madura, di kiri kanan nya terlihat sawah menguning siap panen, namun tanah yang terbengkalai masih cukup luas. Pak sopir cerita bahwa tanah tsb konon merupakan milik pejabat yang saat ini tersangkut kasus korupsi. Saat berbelok ke kiri, banyak terlihat toko batik di kanan jalan, terlihat cukup sepi, mungkin karena bukan hari libur.

Alun-alun Bangkalan

Alun-alun Bangkalan

Saya melewati alun-alun kota Bangkalan yang bersih, di depan nya kantor walikota. Kami langsung menuju rumah batik Maduratna yang menjual batik Madura.

Ada whatsapp masuk dari Yoga, mengingatkan agar saya tak lupa untuk mampir ke Bukit Jaddih, yang merupakan bukit kapur dan saat ini menjadi daerah wisata yang populer di daerah Bangkalan.

Bukit Jaddih

Bukit Jaddih

Dari bukit ini kita bisa melihat kota Bangkalan yang terlihat hijau. Saya membayangkan selama ini kota Bangkalan gersang … ternyata bayangan saya salah. Kota Bangkalan hijau dan bersih.

Bukit Jaddih

Bukit Jaddih

Setelah mengambil foto-foto di Bukit Jaddih, kami menuju “Tresna Batik”.

Pisang rebus dan wedang jahe untuk tamu pengunjung Tresna Art & Batik Madura

Pisang rebus dan wedang jahe untuk tamu pengunjung Tresna Art & Batik Madura

Di pintu masuk Tresna Batik, disediakan pisang rebus dan wedang jahe, pengunjung bebas mengambil.

 

Tresna Art & Batik Madura

Tresna Art & Batik Madura

Selain menjual kain batik dan asesoris dari batik, terdapat halaman di belakang yang cukup luas ditanami pohon salak, serta terdapat berbagai jenis burung. Ada burung beo yang berulang-ulang mengucapkan “Assalamu alaikum.”

Rumah adat Madura

Rumah adat Madura

Bebek Sinjaj dan kelapa muda

Bebek Sinjaj dan kelapa muda

Selain itu terdapat rumah adat Madura serta mushola di sebelah nya. Setelah sholat Duhur dan membeli dua potong kain batik, kami menuju rumah makan Bebek Sinjaj untuk makan siang.

Saya ada janji ketemu Yoga di House of Sampoerna, jadi sehabis makan siang segera menuju jembatan Suramadu.
Jembatan Suramadu di latar belakang

Jembatan Suramadu di latar belakang

 

Saya masih penasaran untuk bisa memotret jembatan Suramadu, jadi sopir mengambil jalan memutar untuk bisa mendekati pantai yg terletak persis di bawah jembatan Suramadu. Syukurlah saya bisa mendapatkan foto jembatan walau tak sempurna.

Dari sini kami langsung ke House of Sampoerna untuk ketemu Yoga. House of Sampoerna merupakan museum yang menggambarkan perjalanan industri rokok dari Sampoerna. Menarik melihat museum ini yang terawat dan indah. Logo awalnya merupakan tiga tangan yg menunjuk keluar yang berarti bahwa industri dijalankan dengan memperhatikan 3 pihak, yaitu: pemilik, karyawan dan distributor. 
Bersama Yoga di depan museum House of Sampoerna

Bersama Yoga di depan museum House of Sampoerna

 

Sayangnya dari lantai 2 tak boleh ambil foto, dari sini terlihat barisan mesin SKT (Sigaret Kretek Tangan) untuk membuat rokok kretek. Entah apa alasan nya …. bukankah malah dipertujukkan bagaimana cara membuat rokok. Tapi saat saya dan Yoga berswafoto dibiarkan .. .mungkin karena nggak ada risiko.

Kami berdua menuju Cafe … pesan salad, banana ice cream dan hot lemon tea …. sedang Yoga pesan cappucino. Kami ngobrol ngalor ngidul….sebelum pulang foto di depan museum.
Bis wisata gratis keliling Surabaya, pada hari dan jam tertentu.

Bis wisata gratis keliling Surabaya, pada hari dan jam tertentu.

House of Sampoerna menyediakan bis wisata dari hari Selasa sampai dengan Sabtu  secara cuma-cuma untuk wisata keliling Surabaya. Di sebelah museum terdapat bangunan rumah kuno yg indah, rupanya ditempati oleh salah satu pemilik Sampoerna.

Hari menjelang Magrib dan kami berpisah….

Responses

  1. Keren bgt bukitnyaaa

  2. Terpikat dg bukit Jaddih nya, Ibu. Cantik seperti pahatan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: