Oleh: edratna | Juli 10, 2016

Asam Pedas khas Kuala Mempawah

Pak Amat, pemilik Rumah Makan Asam Pedas, khas Mempawah.

Pak Amat, pemilik Rumah Makan Asam Pedas, khas Mempawah.

Pak sopir yang mengantar kami, berpromosi bahwa ikan asam pedas ini benar-benar enak rasanya. Dari bandara Supadio, Pontinak, yang saat itu sudah menunjukkan jam 13.30 wib, kami langsung menuju jalan HM Soewignyo, lokasi Rumah Makan pak Amat. Kami bertemu langsung dengan pemiliknya, yang rupanya memulai usaha rumah makan ini baru enam bulan lalu.

Apa??? Enam bulan lalu tapi pengunjungnya sudah banyak. Sebelumnya pak Amat berjualan goreng-goreng an, namun kemudian mencoba membuka rumah makan sederhana ini dengan masakan khas buatan nya. Ya, memang pak Amat sendiri yang memasak nya. Sementara ini, dia menyewa ruangan sederhana, untuk rumah makan nya.

Asam pedas ikan kakap merah, lalapan, sayur daun pakis dan es rujak.

Asam pedas ikan kakap merah, lalapan, sayur daun pakis dan es rujak.

Kami memesan ikan kakap merah, lalapan, sayur daun pakis, serta es rujak (dibuat dari mentimun dicampur buah-buah an lain seperti nanas). Sungguh sedap minum es rujak di kota Khatulistiwa yang panas menyengat ini. Tak lama kemudian ikan kakap merah yang dimasak asam pedas datang, kami langsung menyerbunya….. saya agak takut-takut karena warna nya yang merah.

Mengobrol dengan pak Amat, yang jujur mengemukakan rahasia bumbu masakannya (soalnya tahu kami tak bisa masak...hehehe).

Mengobrol dengan pak Amat, yang jujur mengemukakan rahasia bumbu masakannya (soalnya tahu kami tak bisa masak…hehehe).

Ternyata tidak pedas …. sluurp, tanganpun maju agar bisa menikmati masakan ikan ini.

Tomat asam dan cabe.... jadi asamnya bukan memakai asam.

Tomat asam dan cabe…. rasa  asamnya dari timat asam.

Kata pak Amat, rasa asam berasal dari tomat asam yang warnanya merah, ditambah cabe merah yang khas. Lalapannya terdiri dari kecipir, kacang Mekah yang bentuknya seperti terong kecil-kecil, timun serta kemangi.

Ikan kakap merah asam pedas, siap di wajan, di dapur pak Amat.

Ikan kakap merah asam pedas, siap di wajan, di dapur pak Amat.

Saya yang awalnya ragu-ragu, makan dengan lahap, nasipun ditambah ….. Kemudian saya melihat-lihat dapur pak Amat, yang memasak asam pedas nya diatas wajan.

Rasa ikan segar mempengaruhi rasa masakan nya, untuk menjaga agar ikan nya bagus, pak Amat mendatangkan ikan dari Mempawah. Silahkan anda mencobanya jika berkunjung ke Pontianak.

Catatan:

Tulisan ini bukan iklan, namun saya menghargai perjuangan pengusaha UKM yang memulai usahanya dari bawah.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: