Oleh: edratna | Mei 14, 2017

Day 3-A678++ City Tour di Seoul

A678++ di depan Gyeongbokgung Palace

Ini merupakan hari terakhir kami di Seoul. Sesuai kesepakatan, acara hari ini dimulai jam 8.00 pagi waktu Seoul karena semalam kami masuk hotel sudah larut malam.

Bergaya depan istana Raja

Setelah makan pagi di hotel, bis yang kami tumpangi melewati “Presidential Blue House“, kemudian menuju ke “Gyeongbokgung Palace“.

Masa lalu dan masa depan

Pegang kertasnya Ma…aku mau motret untuk di WA buat teman di Yogya.

Cukup lama kami melihat istana ini,  memotret serta membayangkan situasi zaman itu. Jika kita berdiri di halaman istana, kami melihat perpaduan masa lalu (pagar dan gapura istana), dengan gedung-gedung tinggi disekitarnya.

 

 

Singgasana istana

Saya hanya bisa mengintip tempat singgasana Raja, karena pengunjung dibatasi oleh jeruji besi.

Husuf Cina dalam tulisan di Gyeongbokgung Palaca.

Yang menarik, tulisan yang menunjukkan istana ini masih dalam bentuk tulisan China.

Tiang-tiang dalam Gyeongbokgung Palace (hanya bisa diintip dari balik jeruji pintu).

Mejeng di “The Odbo”

Dari istana kami diajak mengunjungi Pusat kosmetik “The Odbo“, sayang tak ada yang tertarik beli karena kosmetik ini hanya ada di Singapura sebagai cabang nya dan harganya sangat mahal.

Di Ginseng Shop.

Dari The Odbo, kami menuju Ginseng Shop, disini banyak teman yang tertarik membeli karena dipesan oleh saudara nya maupun untuk kepentingan sendiri. Saya lagi-lagi tak tertarik untuk beli, selain harganya sangat mahal (Rp.15 juta rupiah, walau bisa sharing dengan teman), saya nggak yakin akan rajin meminum kapsul ginseng tersebut.

Dari Ginseng shop, rombongan menuju “”Jeil Amethys” yang merupakan toko perhiasan dari batu kecubung. Ada beberapa teman yang tertarik dan membeli disini. 

Waktu telah menunjukkan jam makan siang, jadi kami makan siang dulu di Chinese Food Restoran. Ternyata di restoran ini juga menjual berbagai souvenir, yang harganya di bawah souvenir yang dijual di Toko Arirang.  Kembali teman-teman menyerbu dan memilih souvenir ini, mungkin karena belanja an nya masih belum cukup. 

Memasak kimchi yang sudah setengah jadi.

Dari makan siang kami mengunjungi “Making Kimchi” dan “Wearing Hanbok” untuk mencoba  membuat makanan tradisional kimchi dan  berfoto dengan pakaian khas Korea Hanbok.

Memasak kimchi

Seru juga memasak kimchi, walau sudah dibuat setengah jadi.

 

Berpakaian Hanbok

Kami juga melihat proses pembuatan sea weed (rumput laut”, baik secara tradisional maupun setelah menggunakan mesin.

Saat mengunjungi istana, walau sinar matahari bersinar cerah, namun angin bertiup kencang dan dingin terasa menggigit tulang. Dari sini kami mengunjungi “Duty Free Mal“, yang harganya jauh di bawah harga pasar, serta nanti pajaknya bisa direimburse saat di bandara Incheon.

Myeongdong Street

Banyak teman-teman yang memborong kosmetik “Etude” yang rupanya banyak pemakainya di Indonesia. Tinoek meminta saran, apakah acara jalan-jalan di Myeongdong Street tetap dilanjutkan karena di luar anginnya kencang, sedang kita semua sudah lelah.

 

Makanan (seperti sate).

Myeongdong Street merupakan wilayah perbelanjaan terbuka seperti Pasar Baru atau Blok M di Jakarta. Jadi Sunny menawarkan kepada teman-teman apakah kita lanjut ke Myeongdong Street? Ternyata banyak yang masih semangat untuk jalan-jalan di Myeongdong Street. Selanjutnya Sunny berpesan, agar kami berhati-hati dalam membeli makanan, agar tak keliru makanan yang tidak halal.

Sunny pertama-tama mengantarkan kami untuk menunjukkan tempat, dimana kami ketemu saat makan malam jam 18.30 waktu Seoul, di Korean Country Food (makanan yang rasanya seperti ayam semur), yang juga terletak di Myeongdong Street. Saya berdua Tinoek menyusuri jalanan di Myeongdong Street, memotret berbagai makanan yang dijual, mengenang saat perbelanjaan Blok M masih ramai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: