Menonton Acara Nanta Show

Foto di depan gedung Nanta Show

Apa yang berkesan selama perjalanan saya bersama teman-teman A 678 plus di Korea? Selain wisata alam, wisata kuliner, juga wisata budaya, dan yang menarik adalah menonton “Nanta Show“. Terimakasih buat Sunny dan Tinoek, yang membuat itenerary nya.

Foto sebelum masuk gedung pertunjukan.

Sayang setelah acara dimulai, kami tak bisa lagi memotret. Lokasi Nanta Show di jalan yang ramai dan tidak bisa dilalui bis. Sunny menjelaskan, disekitar gedung untuk Nanta Show merupakan lokasi untuk indekos para mahasiswa, oleh karena itu jalanan cukup ramai, dan di kiri kanan jalan toko-toko dengan berbagai iklan menarik dipandang mata.

Foto bersama cowok keren yang menjaga pintu di Nanta Show.

Pertunjukan Nanta Show pada jam 5 pm dan 8 pm (untuk hari kerja), sedang untuk hari libur jam 2 pm, 5 pm dan 8 pm. Nanta berarti pukul (penjelasan Sunny, guide rombongan kami). Jadi, acara ini, sesuai namanya adalah memukul alat-alat memasak sehingga menjadi musik yang menarik.

Brosur Nanta Show

Acara dilakukan selama 90 menit tanpa jeda. Kami menonton pertunjukan “Nanta Show” dengan judul “Wedding Party“. Kami sempat berfoto saat masih di luar gedung Nanta Show, serta berfoto bersama penjaga pintu yang masih muda dan berwajah mulus. Duhh cowok Korea memang wajahnya mulus-mulus, apalagi ceweknya.

Acara dibuka dengan 4 orang berpakaian koki memukul panci besar dengan menggunakan sotil (bhs Jawa), yaitu alat untuk menggoreng dan pisau. Musiknya menarik, karena masing-masing koki memukul dengan irama tertentu, yang jika dipadukan menjadi menarik. Penonton bertepuk tangan secara meriah.

 

Brosur Nanta Show

Kemudian drama dimulai, supervisor meminta ke empat koki untuk mulai memasak sesuatu dengan menunjukkan kertas. Disini mulai terjadi drama, ada yang mengiris sayur, ada yang mengiris daging dan ada yang yang ber senang-senang.

Atraksi berganti dengan cepat, selain menunjukkan kebolehan memasak, para koki juga bersenang-senang dengan menari sambil memasak, ada juga yang menunjukkan kungfu. Saya akui, pertunjukkan benar-benar menarik, karena masing-masing paling tidak memiliki keahlian memasak, menari, kungfu.

Ada salah satu koki, yang  kaget karena supervisor datang mendadak, sehingga terjatuh ke dalam bak sampah dan tak bisa dilepaskan. Penonton diajak untuk ikut memasak dan mencoba melepaskan bak sampah yang nempel di badan koki ini.

Penonton juga diajak aktif ikut serta dalam pertunjukan, dan diakhir acara, jadi lah menu wedding party yang terdiri dari: tart yang tinggi, bulgogi dan masakan lain, serta foto dua pria dan wanita dibelakangnya, yang tadi diajak  ikut berperan serta di panggung. Penonton memberikan  tepuk tangan yang tak berhenti-henti sambil berdiri.  Kami benar-benar menikmatinya.

Catatan:

Tulisan ini untuk Hirotsugu Kamahara dan Narpen San, yang akan mengunjungi sahabatnya di Seoul. Jangan lupa menonton Nanta Show.

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Menonton Acara Nanta Show

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s