Oleh: edratna | Oktober 8, 2017

Focus Group Discussion- Penerapan Manajemen Risiko dan Tata Kelola Manajemen Risiko yang Efektif di Perusahaan.

Suatu hari, seorang klien berdiskusi dengan kami. Beliau menginginkan, agar kami melakukan pelatihan di perusahaan yang dipimpinnya. Dari hasil diskusi, kami mengetahui bahwa masih banyak diperlukan hasil diskusi dengan para layer kedua di perusahaan tersebut, sebelum dilakukan pelatihan.  Jika masing-masing Pemimpin unit kerja telah sepakat terhadap struktur organisasi yang baru, serta memahami job description nya masing-masing, maka baru lah diadakan in house training terhadap layer ke tiga, yang sehari-hari nya bertugas untuk melakukan eksekusi serta memastikan bahwa sistem telah berjalan dengan baik sesuai standard operating and  procedures  yang telah ditetapkan.

Oleh sebab itu, akhirnya diputuskan, untuk  dilakukan forum Focus Group Discussion (FGD),  agar para eksekutif di perusahaan bisa berdiskusi secara aktif untuk membahas penerapan manajemen risiko dan tata kelola di perusahaan, dengan moderator yang akan  memandu diskusi, dan memberikan contoh-contoh sesuai best practices,  agar manajemen perusahaan dapat meminimalkan risiko yang terjadi.

Apa sebenarnya  tujuan Focus Group Discuccion?

  • Agar para Pejabat/Staf perusahaan yang mengimplementasikan manajemen risiko, mempunyai pemahaman dan persepsi yang sama, sehingga terdapat persepsi dan pengetahuan serta kompetensi yang setingkat.
  • Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara Pejabat/Staf di setiap unit kerja yang berkaitan, terutama Unit Operasional, Unit IT, Unit Marketing, dan Unit Pendukung yang ada di perusahaan tersebut.
  • Dalam FGD, moderator akan memandu dan akan memberikan contoh-contoh best practices penerapan manajemen risiko yang dilakukan oleh beberapa perusahaan.
  • Mencari cara penerapan manajemen risiko yang tepat dan sesuai untuk diterapkan di perusahaan.
  • Dari hasil FGD akan diperoleh kesimpulan dan rekomendasi tentang tindak lanjut pengelolaan risiko dan tata kelola perusahaan yang lebih baik, yang didukung dan dipahami oleh setiap Pimpinan dan Staf perusahaan.

Untuk menjamin tercapainya tujuan Focus Group Discussion, digunakan metode diskusi dua arah dengan para peserta FGD.

  • Review tentang penerapan Kepatuhan dan Manajemen Risiko, sesuai peraturan yang berlaku. Tujuannya untuk menyamakan pemahaman dan persepsi para peserta FGD karena latar belakang pekerjaan yang dilakukan saat ini berbeda-beda.
  • Diskusi dua arah, dengan dipandu oleh konsultan.

Diskusi ini antara lain, untuk memahami:

Pada dasarnya, perusahaan tetap harus mengelola kepercayaan konsumen jika ingin sustainable, mengutamakan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance), serta mempunyai modal yang cukup jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Perusahaan dalam menjalankan usahanya akan selalu berhubungan dengan risiko, misalnya risiko terlambatnya pembayaran jika perusahaan menerapkan pembayaran secara kredit, juga risiko operasional yang antara lain berasal dari manusia atau teknologi, serta risiko pasar jika perusahaan dalam membeli atau menjual barang menggunakan valuta asing.

Risiko berhubungan dengan ketidakpastian dan tingkat eksposur suatu entitas terhadap ketidakpastian tersebut. Semakin tinggi ketidakpastian dan eksposur yang dihadapi oleh suatu organisasi, semakin tinggi kemungkinan terjadinya risiko. Risiko terkandung di dalam segala sesuatu yang dilakukan, mulai dari pengelolaan proyek, hubungan dengan klien, penerapan prosedur kerja, pembelian sistem atau perlengkapan baru, pengambilan keputusan strategik ataupun keputusan untuk tidak melakukan suatu tindakan.

Definisi Risiko adalah: ”Segala sesuatu yang berhubungan dengan situasi dimana terjadi kejadian-kejadian terburuk, yang menciptakan kerugian finansial dan non finansial, baik secara langsung maupun tidak langsung”.  Oleh karena itu perusahaan memerlukan pemahaman untuk mengelola risiko, atau melakukan manajemen risiko.

Manajemen risiko  adalah: Serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha perusahaan.  Proses manajemen risiko mulai dari identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, pengendalian risiko, yang keseluruhannya untuk meminimalisir potensi kerugian perusahaan atau mengelola sehingga dapat terkendali, pada batas yang dapat diterima dan menguntungkan perusahaan.

Kebutuhan untuk mengelola risiko secara sistematis berlaku bagi seluruh organisasi, individu, dan fungsi serta aktivitas di dalam suatu organisasi. Penerapan manajemen risiko ini hendaknya disadari sebagai suatu kebutuhan dan keharusan mendasar yang perlu mendapatkan perhatian Direksi dan Komisaris perusahaan. Secara singkat, Manajemen Risiko membantu manajemen dan entitas yang dipimpinnya mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan terhindar dari lubang-lubang dan kejutan-kejutan yang tidak diinginkan di sepanjang perjalanan menuju tujuan tersebut.

Dari sudut pandang risk/return, manajemen risiko yang efektif membantu manajemen menciptakan keseimbangan antara risk dan return. Konsep”no risk no return” telah diterima luas di dunia bisnis.

Konsekuensi logis konsep tersebut adalah ”higher risk, higher return”. Namun dalam dunia nyata, tidak mungkin ada absolute risk dan absolute return. Pada suatu titik, pengambilan risiko yang eksesif (berlebihan) akan mendatangkan bencana dan bukan return. Dengan kata lain, manajemen harus mampu mengoptimalkan risk/return profile organisasi yang mereka pimpin.

Dari hasil diskusi di forum FGD, dihasilkan sebuah rekomendasi dengan berbagai option, yang akan dipilih oleh manajemen perusahaan, mana yang paling tepat untuk dilakukan di perusahaan tersebut.

Sumber:

Pengalaman Tim Dewina dalam Jasa Konsultasi.

 

 

 

 

 

Iklan

Responses

  1. Ikut belajar mengoptimalkan fungsi FGD dari postingan ini nggih Ibu. Salam pembelajar

    Monggo mbak Prih…semoga bermanfaat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: