Mengajak si kecil ke tempat kerja

Duhh tahu-tahu sudah tahun 2018. Target menulis di blog sebulan sekali kok ya lumayan berat. Tapi sayang juga kalau nggak diteruskan menulis. Jadi, kali ini cerita yang ringan-ringan saja.

Ngantuk, bosen di taksi

Akhir tahun, cucu saya libur sekolah dari pertengahan Desember 2017 dan baru masuk tanggal 8 Januari 2018. Kebetulan si mbak yang momong harus mudik karena ibunya sakit. Selama mbak mudik, urusan pekerjaan rumah tangga saya titipkan ke tetangga, sebetulnya bisa juga menitipkan si kecil. Cuma saya agak kawatir karena saat sekolah libur, kegiatan ekstra kurikuler juga libur. Jadi kalau dititipkan seharian, kawatir yang dititipi kecapekan, maklum si kecil sangat energik.

Jadilah saya memutuskan mengajak si kecil ke tempat kerja, tentu saja saya nggak berani ngajak naik angkot dan busway, maklum yangti ini suka senewen….jadi harus naik taksi.

Bermain n mengobrol di taksi

Naik taksi dari rumah ke tempat kerja lumayan jauh, si kecil sempat bosen dan mengantuk, waduhh bagaimana ini. Jadi di sepanjang jalan harus mengajak bermain agar si kecil tidak bosen.

 

 

 

Mampir dulu di BRI Kantor Cabang Veteran.

Betapa senangnya setelah sampai di tempat kerja. Saya mampir dulu ke kantor Cabang BRI Veteran untuk ambil uang di ATM. Si kecil hanya memperhatikan. Kemudian kami berjalan kaki menuju gedung Dana Pensiun BRI, di sini si kecil berpose sejenak.

Foto dulu di depan Gedung Dana Pensiun BRI.

Syukurlah di kantor si kecil bisa menikmati, dia membawa buku gambar dan bacaan.

Yang lain sibuk, aku juga sibuk

Jadi saat saat saya dan teman lain mengobrol pekerjaan, si kecil asyik menggambar dan membaca.

Makan bakso

Saat makan siang, si kecil diajak Staf untuk memilih makan siang apa, dan kali ini dia memilih makan bakso. Pulangnya kami mampir ke Lotte Mart, si kecil seneng sekali. “Yangti mau beli apa, saya tahu tempatnya.” Jadi saya hanya memegang troler belanjaan, si kecil berlarian memilih mentega, yogurt, susu, nugget, sari roti dan makanan yang disukainya. Mungkin karena setiap kali diajak belanja bulanan sama si mbak, si kecil jadi tahu tempatnya, sedang Yangti hanya sesekali belanja. Sampai rumah si kecil terlihat lelah, tapi saya berusaha agar dia tidak tidur, kalau tidur sudah terlalu sore, nanti malamnya akan rewel.

Jadi, kami bermain lagi tebak-tebakan, sampai tiba waktu mandi sore dan kemudian makan malam. Selesai makan, si kecil gosok gigi, cuci kaki dan siap tidur sambil menunggu babe dan bunda tiba….kadang-kadang babe dan bunda baru tiba di rumah setelah si kecil tidur nyenyak. Yahh itulah risiko orangtua pekerja di Jakarta ini.

Iklan

3 pemikiran pada “Mengajak si kecil ke tempat kerja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s