Dengan Sosmed, kita bisa menemukan teman-teman lama

Saya mendapat tugas untuk menulis tentang Smasa 69 Madiun, tugas yang mudah tapi juga sulit. Setelah adanya WAG (WhatsApp Group), kami bisa berhubungan baik secara fisik maupun on line, yang akhirnya bisa melakukan berbagai kegiatan bersama. Kemudian muncul ide untuk membuat buku kenangan. Waduuh..lha saya sendiri belum pernah bikin buku, kok ini kejatuhan sampur untuk buat tulisan. Apa boleh buat, satu-satu nya media adalah melalui tulisan di blog, karena sekaligus cara yang saya kenal untuk bisa menampilkan tulisan beserta foto-foto. Jadi, saya akan memulai cerita bersambung tentang teman-teman di Smasa 69 (maksudnya alumni Smasa tahun 69….udah oma-oma ya).

Lanjutkan membaca “Dengan Sosmed, kita bisa menemukan teman-teman lama”

Iklan

Mengapa perlu menerapkan Manajemen Risiko dalam proses pemberian kredit?

Saya mendapat pertanyaan, bagaimana cara menerapkan pelaksanaan manajemen risiko dalam proses pemberian kredit yang efektif di Bank? Bagaimana, agar proses bisnis berjalan lancar, namun manajemen risiko bisa bekerja dengan efektif. Disadari, ada persepsi bahwa adanya manajemen risiko akan memperlambat proses bisnis. Sedangkan tanpa manajemen risiko, bank tidak dapat mengetahui seberapa risiko yang ada dan apakah telah diperhitungkan semuanya? Untuk memahami ini, maka kita perlu mengetahui hal-hal di bawah ini: Lanjutkan membaca “Mengapa perlu menerapkan Manajemen Risiko dalam proses pemberian kredit?”