Baby D jalan-jalan ke Miyuki Park

Sabtu, 28 September 2019

Baby D bersama Papa dan Yangti

Hari ini diramalkan cerah dan kemungkinan hujan di sore hari. Sudah agak lama ingin mengajak baby D jalan-jalan sebentar agar kena panas matahari. Mungkinkah?  Setelah berkutat di kesibukan akhir pekan, beres-beres dan beli kebutuhan yang diperlukan, Hiro sempat istirahat sebentar.

Maklum tugas belanja yang harus pakai kendaraan pribadi dan bebersih yang berat menjadi tanggung jawab Hiro, karena Ani sibuk dengan baby D. Hiro juga sangat membantu, dari mencuci botol, angkat sampah, mengayun-ayun baby D…yang belum dicoba hanya memandikan baby D. Kondisi tanpa si mbak membuat suami isteri harus bekerja sama, dan mempunyai anak merupakan komitmen jangka panjang.

Baby D bersama bunda dan Yangti

Setelah melewati 2 (dua) minggu di Toyohashi, saya lebih santai dan bisa jalan-jalan, karena mau tak mau Ani  harus mandiri kalau saya kembali ke Indonesia. Saya tak kawatir karena saya melihat, Hiro dan Ani bisa bekerja sama merawat baby D. Yaa…baby D semakin lucu, dan sensitif terhadap bunyi-bunyi nada tertentu. Jadi mesti pelan-pelan jika mencuci piring gelas, memasak, dan kegiatan lain yang bikin Baby D terbangun.

Kursi di taman untuk istirahat

Siang menjelang sore ini, Ani memutuskan mengajak jalan-jalan Baby D ke Miyuki Koen. Ini taman yang belum sempat saya kunjungi, dan merupakan taman yang disukai Ani. Jika Mukaiyama Park penuh pohon sakura dan pohon-pohon tinggi berdaun lebat, Miyuki Park tamannya lebih friendly buat family. Lokasinya tidak jauh, dari Valor supermarket jalannya lurus terus, jaraknya dari apato nggak sampai 2 (dua) km, dan jika mengelilingi danau yang ada di tengah taman kira-kira 500 m.

Taman, danau dan tempat bermain anak-anak. Fasilitas lengkap untuk sebuah taman.

Saat sampai di Miyuki Koen (Miyuki Park, Koen=park),  tempat parkir nyaris penuh, syukurlah masih ada tempat untuk parkir. Jalan ke sini lumayan macet karena Sabtu sore, syukurlah baby D  bobo tenang di tempat tidur khusus bayi (car seat kids).

Di Jepang, bayi tak boleh di gendong, tapi harus ditempatkan di kursi khusus bayi di belakang. Kami mulai berjalan dengan baby D diselimuti agar tak masuk angin. Saat ditaruh di stroler, baby D nangis dong… mukanya langsung merah, biasanya jika muka nya merah dan mulutnya bergerak-gerak, itu tanda minta susu. Jadi Hiro menemani Ani kembali ke mobil untuk menyusui Baby D dulu.

Anjing diajak jalan-jalan

Saya sibuk mengambil foto dan mengamati taman ini. Banyak yang datang ke taman ini, keluarga dengan anak-anaknya. Ada yang berlari mengelilingi danau, ada yang menemani anak-anak bermain diberbagai alat permainan, ada juga yang mengajak anjingnya jalan-jalan. Tak ketinggalan para pinisepuh jalan-jalan, ada yang harus dibantu dengan tongkat.

Shinkansen

Setelah puas menyusu, baby D kembali bergabung bersama papa mama nya. Kami meneruskan jalan mengelilingi danau, ketemu beberapa orang yang mengajak anjing-anjing nya yang besar dan berwarna putih untuk berjalan-jalan. Saya melihat beberapa kali shinkansen (kereta cepat) lewat, rupanya taman ini dekat dengan jalur perlintasan shinkansen.

Taman yang bersih dan rapih

Pemandangan taman ini sungguh menarik, ada tugu yang dikelilingi bunga berwarna ungu, serta pohon sakura yg mulai rontok daun nya.

Baby D lebih suka digendong

Beberapa pohon daun nya berubah kuning, kemerahan…dan rontok. Kami mengambil foto-foto lagi dengan dedek bayi yang tetap tidur. O, iya stroler akhirnya menganggur, karena dedek bayi lebih suka digendong mama. Kata orang, sudah bau tangan.

Setelah memutari danau, kami segera kembali ke tempat parkir, dan pulang. Jalanan macet, dedek yang sudah menikmati digendong mama mulai menangis…. makin lama makin kencang. Saya tepuk-tepuk pelan badan nya tetap menangis. Rasanya gemes pengin menggendong, tapi di sini dilarang.

Begitu sampai halaman apato, dan dipeluk mama, baby D langsung diam. Haduhh dek, berarti belum bisa diajak jalan jauh dan tak bisa lewat tol ya. Di apato, papa mengajak baby D menari “papa dance“( nama tarian papa saat momong baby D)….dedek senang sekali…

Satu pemikiran pada “Baby D jalan-jalan ke Miyuki Park

  1. Senangnya baby D jalan2 eh gendong2 di park bareng Papa, Bunda dan Yangti. Lanjut menulis nggih Ibu, disela kesibukan. Salam

    Iyaa…baby D senang jalan-jalan. Sekarang mau pake stroler tapi harus di goyang2 terus hehehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s