Akhirnya …. kembali ke Tanah Air

Pagi yang indah

Sabtu, 5 Oktober 2019.

Saya tidur nyenyak, dini hari terbangun untuk menunaikan kewajiban. Setelah sholat, saya segera mandi dan mulai membereskan koper. Rasanya semangat karena mau kembali ke tanah air.  Saya turun menuju resto untuk sarapan pagi. Cuaca cerah, matahari bersinar terang … indah sekali terkena air laut di belakang hotel Comfort (saya langsung mengambil foto dari balik jendela).

Sarapan pagi di hotel Comfort.

Di restoran saya lihat ada beberapa pramugari dengan seragam yang berbeda-beda, anakku sebelumnya sudah cerita bahwa hotel Comfort ini tempat menginap para pilot dan pramugari dari berbagai airlines. Makanan yang disajikan bervariasi, namun saya tetap hati-hati memilih makanan untuk perutku yang sensitif, jangan sampai sakit perut di perjalanan. Walau hotel bintang 4 (empat) dan internasional, namun kami makan dengan menggunakan nampan, dan setelah selesai nampan tadi ditaruh di tempat tertentu, sehingga sangat menolong untuk staf hotel yang bertugas membersihkan,

Selesai makan, saya kembali ke kamar, masih ada waktu untuk sholat Dhuha. Saya bersujud, mengucapkan syukur kepada Allah swt masih diberi kesempatan dan karunia sehat, sehingga bisa menyelesaikan kunjungan satu bulan di Jepang dengan selamat serta sehat. Setelah mengecek semuanya, saya mulai menarik koper, menutup pintu kamar dan turun ke bawah. Proses check out sangat mudah karena pembayaran telah dilakukan sekaligus saat check in, jadi saya tinggal mengembalikan kunci kamar hotel

Di lobby hotel, saya melihat para pilot dan pramugari masih asyik mengobrol sambil minum kopi atau teh. Di hotel ini memang disediakan minuman panas di lobby hotel, makanan kecil maupun minuman dingin sampai jam 12 malam. Di kamar juga ada teko untuk memasak air panas untuk membuat teh atau kopi. Hotel yang menyenangkan, jika ada kesempatan mengunjungi Jepang melalui Nagoya, saya mau menginap di hotel ini lagi.

Antri panjang di depan counter Garuda

Dari lobby hotel Comfort di sebelah kiri ada lift, yang menghubungkan hotel dengan hallway yang menuju bandara Chubu. Betapa leganya saat sudah antri di depan counter Garuda, rasanya sudah pulang ke rumah. Saat check in, saya agak heran kok ditanya punya credit card? Saya tanya buat apa? Si mbak di counter cuma bilang, just only checking….wahh lha kalau nggak punya credit card bagaimana?

Tempat wudu

Setelah melewati antrian di imigrasi yang panjang banget, saya menuju gate 204. Saya menuju toilet dulu, di lorong ini juga ada  mushola, lengkap dengan tempat mengambil air wudu di dekat nya. Karena saya sudah sholat Dhuha, saya hanya sekedar memotret mushola ini dari luar.

Gate 204

Sekarang tinggal menunggu panggilan untuk boarding….Semoga engkau sehat-sehat ya baby D, doakan Yangti sehat dan punya rejeki untuk kembali menengok dedek lagi di Toyohashi.

Perjalanan di udara lancar, teman sebelahku orang Sukabumi yang menikah dengan orang Jepang dan tinggal di Hamamatsu. Dia pulang untuk menengok keluarga yang sakit. Tak banyak kami mengobrol, karena si mbak lebih banyak tidur.

Saya juga ingin tidur, namun karena bukan waktuku tidur akhirnya saya mulai membuka novel dan menikmati asyiknya cerita di dalam novel.

Pesawat Garuda mendarat tepat waktu di terminal 3 (tiga) bandara Soekarno Hatta. Begitu menginjak gedung bandara dan hape saya aktifkan, suami sudah menelpon, dia sudah menunggu di pintu kedatangan.

 

 

Satu pemikiran pada “Akhirnya …. kembali ke Tanah Air

  1. Salam sehat tuk babby D, Ayah Bundanya. Juga Yang Kung Yangti semoga dapat segera menengok lagi. Selalu suka cara Ibu Enny menuliskan cerita perjalanan. Salam hangat.

    Aamiin….matur nuwun doanya mbak Prih….sekarang kangennya lewat WA, dan video Call.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s