Seminggu Social Distancing-Suka duka menerapkannya di lingkungan keluarga

Study at Home

Sudah seminggu penerapan social distancing (pembatasan sosial), yang merupakan cara persuasif untuk mengendalikan covid19, dilaksanakan di DKI Jaya.  Presiden juga menyerukan agar mulai belajar di rumah, bekerja di rumah dan beribadah di rumah. Saat saya menulis ini, yang positif corona (covid 19) di Indonesia telah mencapai 514 orang dan di Jakarta saja telah mencapai 307 orang. Baik pemerintah, media semua menyarankan agar melakukan pembatasan sosial, namun  apakah mudah melaksanakannya?

Lanjutkan membaca “Seminggu Social Distancing-Suka duka menerapkannya di lingkungan keluarga”

A678: Ulang tahun Stripboos ke 50 di Villa Yosky Sindang Barang

Setelah beberapa kali panitia mengadakan pertemuan, diputuskan acara ulang tahun Stripboss (angkatan mapram Faperta IPB tahun 1969….udah tua yaaa), untuk menginap di Vila Yosky agar tidak terlalu jauh bagi teman-teman yang domisilinya di luar Bogor dan tidak macet. Stripboss singkatan dari…Study, rekreasi, pacaran..boss. (Boss merupakan panggilan ke rakawira dan rakawati saat itu). Acaranya 2 (dua) hari, tanggal 16 dan 17 Februari 2019, bagi teman-teman yang mau menginap disediakan di Wisma Yosky….gratis dong, karena ada sponsor dari beberapa rekan A6 Faperta IPB.

Lanjutkan membaca “A678: Ulang tahun Stripboos ke 50 di Villa Yosky Sindang Barang”

Belanja oleh-oleh di Pasar Bawah Pekanbaru

Sore nanti kami kembali ke Jakarta, dan karena hari Jumat maka kami harus memperhitungkan waktu, karena driver  harus sholat Jumat. Pagi hari setelah sarapan di Novotel Pekanbaru, saya menanyakan jam berapa paling telat bisa check out?  Mas nya menjawab check out jam 12 siang tapi bisa mundur sampai jam satu siang. Berarti tak masalah, kami bisa pergi ke Pasar Bawah sekitar dua jam, kemudian bisa sholat Duhur jam 12.30 wib kemudian chek out.

Lanjutkan membaca “Belanja oleh-oleh di Pasar Bawah Pekanbaru”

Menikmati masakan “HaloNiko, Greek and Javanese in one place”

Duhh banyak sekali rupanya yang pengin diceritakan tapi tertunda terus oleh kegiatan lainnya. Rupanya dunia nyata memang menyibukkan ya, ditambah macetnya Jakarta semakin menggila, bikin badan udah capek sampai di rumah, dan tak ada niat lagi untuk sekedar menulis catatan ringan di blog.

Lanjutkan membaca “Menikmati masakan “HaloNiko, Greek and Javanese in one place””

Kegiatan akhir bulan September-Oktober 2018:Tulisan yang tertunda terus

Semakin ke sini kok rasanya makin sulit punya waktu untuk nulis di blog. Entah karena kesibukan di dunia nyata, atau karena kalah pamor dengan facebook, yang bisa mudah meng up load foto-foto dari smartphone. Rasanya dulu sering menggebu-gebu ingin segera pulang ke rumah untuk bisa nulis di blog.

Lanjutkan membaca “Kegiatan akhir bulan September-Oktober 2018:Tulisan yang tertunda terus”

Bersantai di Tully’s Coffee

Dalam perjalanan ke Jepang kali ini, saya sering melihat Tully’s Coffee, resto kesukaan Narp. Tully’s Coffee di Toyohashi station suasananya menyenangkan, orang bisa menikmati makanan ringan maupun makanan berat di situ, bisa cuma sekedar mengobrol dan yang menarik bisa sambil kerja karena Cafe ini dilengkapi wifi yang kenceng.

Lanjutkan membaca “Bersantai di Tully’s Coffee”

Odaiba, Island in Tokyo

Jalan favorit turis ambil foto, dengan rainbow bridge di latar belakang.

Jika sempat ke Tokyo, yg merupakan perjalanan panjang naik kereta api (Shinkansen Kodomo) 2  (dua) jam dari Toyohashi, anak bungsuku paling senang ke Odaiba, merupakan tempat yg indah, perpaduan antara alam, pengelolaan lingkungan, teknologi dan kota modern.

 

Odaiba merupakan pulau yang berasal dari reklamasi sampah,  yang tak bisa diolah kembali….bayangkan bisa menjadi tempat yang indah seperti ini.

Lanjutkan membaca “Odaiba, Island in Tokyo”