Diomedia-Webinar Peluncuran 3 Buku Cerita Anak-anak Gemar Membaca

Membaca facebook nya Retty N. Hakim, blogger yang saya kenal sejak ada kopdar dengan Imelda Coutrier, selama ini saya hanya saling sapa melalui facebook. Retty rajin cerita kegiatan nya, dia menulis tentang adanya rencana menulis buku. Saya mengirim WA ke Retty yang langsung dibalas, bahkan Retty mengundang saya ikut gabung di Webinar yang diadakan oleh penerbit Diomedia, pada hari Jumat tanggal 23 Juli 2021, dari jam 19.30 sampai dengan 21.00 wib. Saya juga diundang untuk ikut grup WA yang anggotanya para penulis yang tergabung dalam Diomedia.

Undangan ikut webinar

Wahh …padahal saya baru sekali menulis buku antologi berjudul “Titip Rindu Untuk Ayah”, jadi apalah pengalaman saya. Tapi akhirnya saya banyak mengobrol dengan mas Diyo yang merupakan editor buku dan pemilik Diomedia. Jadilah saya bertukar kabar dengan mas Diyo, dan dari obrolan ini, mas Diyo mendorong saya untuk ikut menulis buku.

Lanjutkan membaca “Diomedia-Webinar Peluncuran 3 Buku Cerita Anak-anak Gemar Membaca”

Sahabatku terpapar covid-19

Sahabatku ini terkenal periang, tanpa kehadirannya, reuni di acara A678 (A-Fakultas Pertanian IPB, 678= nomor Angkatan dari tahun 69, 70 dan 71) akan terasa sepi. Setiap pagi Alda paling rajin mengirim ucapan selamat pagi di WAG A678, dengan gambar bunga-bunga yang indah. Latar belakang Alda dari jurusan Agronomi, bidang hortikultura. Jika ada acara kumpul-kumpul, Alda yang rajin menghias ruangan dengan bunga-bunga dan tanaman yang indah, serta menghangatkan acara dengan acara-acara yang membikin suasana ceria. Selain itu, Alda pintar memasak, sudah dipastikan dia akan heboh memasak sendiri untuk dibawa ke acara reuni teman-teman nya.

Sudah lama Alda tidak aktif di WAG, sebetulnya saya bertanya-tanya, apa sibuk momong cucunya? Maklum obrolan kaum purna tugas ini ya kelucuan para cucunya. Kami bahkan punya ide, bagaimana jika kita reuni dengan membawa para cucu, biar cucu kita juga bisa saling mengenal. Tak terbayangkan hebohnya jika hal itu terjadi, maklum cucu kami rata-rata masih usia SD, dan ada yang masih balita.

Tiga hari yang lalu, Alda muncul menyapa di WAG, dan ternyata dia terpapar covid-19. Dari 6 (enam) orang keluarganya, yang terkena ada 4 (empat) orang, yaitu bang Hasan (suami Alda), Alda sendiri, anaknya Icha dan Chilla (cucu usia SD). Kami kaget semua, dan ramai-ramai memberi saran apa yang bisa dilakukan. Dan setelah melewati satu minggu sejak kemunculan kembali Alda di WAG, saya bertanya apa boleh cerita pengalaman Alda ditulis, untuk pembelajaran yang lain. Alda setuju, dan ini ceritanya.

Bersama teman-teman seangkatan, Alda duduk nomor dua dari kanan
Lanjutkan membaca “Sahabatku terpapar covid-19”