Oleh: edratna | April 28, 2016

Ada Apa Dengan Cinta (AADC)2 ?

Foto diambil dari iklan di bioskop 21.

Foto diambil dari iklan di bioskop 21.

Pada waktu film AADC 1 tayang,  saya sudah tidak remaja lagi, bahkan saya tidak sempat menonton di bioskop, namun menonton melalui televisi. Namun film ini menjadi terkenal karena jumlah penonton nya yang banyak. Saat kemudian muncul adegan Rangga dan Cinta dalam iklan “Line“, banyak yang sudah bertanya-tanya apakah AADC akan ada lanjutannya? Tentu saja, setelah ada kepastian bahwa akan tayang AADC2, banyak yang sudah menunggunya. Kalau saat AADC 1 saya sudah bukan remaja, apalagi saat ini. Namun apakah penonton film dibatasi usia, jawabannya tidak.

Jadi, saat film AADC2 tanggal 28 April 2016 mulai tayang secara serentak, saya langsung janjian sama teman untuk menonton. Saat detik terakhir teman saya berhalangan, terpaksalah saya menonton sendirian. Ragu-ragu awalnya, namun ternyata banyak ibu-ibu yang sudah berusia seperti saya ikut menonton, ada yang berombongan dengan teman-teman nya, namun juga banyak yang sendirian. Penonton sebelah kiri saya, kira-kira usia nya 40 an tahun, sepanjang film sering tertawa ngakak. Ya, itulah suasana dalam bioskop di Pondok Indah Mal 1. Penonton seolah-olah menyatu dengan para pemain, sudah mengenal karakter pemain dalam film, sehingga beberapa adegan mengundang gelak tawa dan tepuk tangan. Misalkan saat adegan Mili, yang digambarkan sering agak telat mikir, penonton sudah tertawa. Juga saat adegan Cinta (beberapa kali), yang malu-malu tapi masih mau dengan Rangga, juga mengundang gelak tawa.

Film AADC cukup menghibur menurutku, apalagi sebagian penonton sudah mengenal masing-masing karakter pemain dalam film. Ceritanya juga mengalir, ini film Indonesia kedua yang membuat saya bisa tertawa. Yang pertama justru film yang tak terlalu terkenal, namun si sulung memaksaku nonton di Blok M Square …. dan film ini sukses membuatku tertawa terpingkal-pingkal, padahal saya tak mudah tertawa saat menonton film komedi. Film AADC2 ini juga membuat saya bisa tertawa bersama penonton lain, yang tak satupun saya kenal di bioskop.

Jadi, buat yang punya waktu … tontonlah. Film ini menghibur, dan bukankah kita harus cinta pada film garapan anak bangsa?

Catatan:

Saya tak membuat resensi film nya, namun memotret suasana di bioskop tempat saya menonton film ini.


Responses

  1. Ternyata sama situasi nya kayak di Medan,sayang aku gak sampe kelar nontonnya

  2. Aaa, saya juga rencana mau nonton sendirian Bu kalau gak ada yang bisa diajak🙂

    Iyalah…..daripada saling menunggu. Walau ada teman, kan selera atas genre film bisa berbeda.

  3. Wah putra Ibu fans berat AADC tampaknya?

    …… bioskop skg jd barang mahal Bu buat saya, la wong mau nonton harus tempuh perjalannan 7 jam dl😀
    #curcol

    Hahaha Aldi…..sabaar dulu ya…sambil menikmati keindahan alam dan budaya di tempat tinggalmu, nanti akan jadi kenangan yang tak terlupakan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: