Mukaiyama Park

Hari ini saya berniat mengunjungi Mukaiyama Park, taman yang luas  ke arah jalan menuju Apita Mal. Taman ini sering disebut juga Taman Sakura (eeh atau istilah anakku ya?), karena didominasi oleh pohon sakura. Pada saat sakura berbunga, taman ini sangat ramai, karena banyak keluarga atau rombongan orang yang menikmati bunga sakura bermekaran.

Lanjutkan membaca “Mukaiyama Park”

Uniqlo di Toyohashi

Rumah penduduk

Hari ini rencana mau ikut si bungsu kontrol ke RS Kota Toyohashi. Tapi semalam kaki kok pegal dan seperti mau kram, terpaksa blonyohan (hmm apa ya bahasa Indonesia yg tepat?) balsem tawon, yang saya peroleh dari mantunya Eisrin Risri Alda.

Senang melihat rumah ini, ada taman nya

Tujuan utama ke Uniqlo mau cari blouse bukaan depan untuk Ani.  Jarak Uniqlo dari apato Ani tidak jauh, sekitar 500 m, tapi saya tertarik menjelajahi jalan dan perumahan di sepanjang jalan ini. Apato Ani sebetulnya termasuk di tengah kota, tapi suasananya sepi, kendaraan hanya ramai di pagi hari dan sore hari.

Lanjutkan membaca “Uniqlo di Toyohashi”

Survei Jalur Kereta Api Toyohashi-Centrair Int’l Airport

25 September 2019

Kereta dari Yagyubashi ke Shintoyohashi penuh dengan anak sekolah dan orang berangkat kerja.

Dua hari berturut-turut saya tidur dengan mimpi yang membikin lelah. Mimpinya seperti ketinggalan kereta, dan berkaitan dengan kereta api. Mungkin karena jauh di lubuk hati, saya agak kawatir tentang naik kereta api ini, takut kesasar dan lain sebagainya.

Stasiun Shintoyohashi

Maklum sendirian, tanpa memahami tulisan kanji, dan kalau bingung sulit bertanya karena perjalanan dari Toyohashi ke  Centrair Japan Airport yang terletak di Chubu, atau biasa juga di sebut Chubu Int’l airport.

Lanjutkan membaca “Survei Jalur Kereta Api Toyohashi-Centrair Int’l Airport”

Trem Listrik di Toyohashi

Sabtu, 21 September 2019

Saya sudah 2 (dua) minggu berada di kota Toyohashi, kegiatan utama adalah mengajak Ani mengobrol, membantu merawat dedek bayi, ke supermarket belanja dan beberes apato. Mungkin anakku nggak enak juga melihat ibu kok cuma di apato saja, jadi dia menyarankan saya untuk jalan-jalan agar tetap sehat, walaupun hanya jalan kaki dan naik kendaraan umum. Lagipula hari ini akhir pekan, sehingga Ani bisa dibantu Hiro yang akhir pekan libur, juga agar mereka bertiga bersama dedek bayi menikmati waktu sebagai orangtua baru.

Lanjutkan membaca “Trem Listrik di Toyohashi”

Kejutan: Tamu dari jauh

Saya mengenal para sahabat si bungsu sejak zaman SD, entah kenapa nggak ingat sahabat si bungsu saat sekolah Taman Kanak-kanak, mungkin teman nya ya satu jemputan saja, dan nggak main ke rumah.  Saat si sulung dan si bungsu masih kecil sampai mulai menjadi mahasiswa, saya beruntung mendapat rumah dinas di Kompleks BRI Cipete Selatan. Bahkan si bungsu lahir di kompleks rumah dinas ini. Si sulung dan si bungsu sekolah di SD Negeri yang dekat kompleks, walau bagi para tetangga, sekolah negeri ini dianggap kurang sesuai, maklum ekskul terbatas. Namun saat itu lingkungan sekitar kompleks masih hijau, jadi justru anak-anak bisa bermain, berlarian dan memanjat pohon sepuasnya bersama anak-anak di luar lingkungan kompleks.

Lanjutkan membaca “Kejutan: Tamu dari jauh”

Valor Supermarket

Valor Supermarket

Sejak awal saya berniat bahwa satu bulan di Toyohashi untuk mendukung dan membantu si bungsu merawat bayinya, sehingga memang tidak ada niat untuk jalan-jalan. Paling-paling hanya belanja ke supermarket terdekat, membantu memasak, atau beberes apato.

Sudah terbayang di kepalaku bahwa si bungsu pasti sudah sangat sibuk mengurus bayinya, apalagi anak pertama dan semua dilakukan sendiri, suami bisa membantu setelah pulang kerja sehabis Magrib.

Lanjutkan membaca “Valor Supermarket”