Bulan renungan?

Bulan Desember adalah bulan terakhir pada kalender, dan pada bulan ini  adalah kesempatan terakhir perusahaan untuk membahas Rencana Kerja Anggaran, yang telah dimulai sejak bulan Oktober-Nopember. Apa yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut, dan bagaimana rencana kedepannya. Apabila kita hanya pegawai (karyawan), perlukah membuat evaluasi? Menurut saya hal tersebut perlu dilakukan, bahkan saya pernah mendapat saran dari seorang psikolog, sebaiknya setiap malam sebelum tidur kita memikirkan kembali apa yang kita kerjakan hari ini, apakah kita telah puas? Kenyataannya, hal tersebut tak mudah, karena jika seharian telah sibuk, begitu semua urusan di rumah telah selesai, maka rasanya berdoa pun sudah sambil mengantuk.

Lanjutkan membaca “Bulan renungan?”

Iklan

SURPRISE

Bagi seorang ibu yang mempunyai 2 (dua) orang anak laki-laki dan perempuan, membesarkan keduanya tentu memerlukan style yang berbeda. Kata teman, “lha kedua anakku cewek aja sifatnya beda banget.” Dalam perjalanan menjadi ibu selama hampir 27 tahun (si sulung akan berulang tahun minggu depan), kejutan yang terjadi sering hal-hal yang tak pernah kupikirkan sebelumnya.

Lanjutkan membaca “SURPRISE”

Melihat dari dekat acara live TVRI: Bicara Buku Bicara

Sebelumnya saya tak pernah menonton acara live talkshow yang diselenggarakan TVRI dengan judul “Bicara Buku Bicara” yang disiarkan setiap hari Senin jam 15.00 s/d 16.00 wib. Maklum pada jam-jam tersebut masih sibuk bekerja, kalaupun tidak ke kantor ada kegiatan lain. Dan karena teman blogger yang telah saya kenal dan beberapa kali kopdar, novelnya akan ditayangkan pada acara tersebut, saya berdoa agar pada saat acara tersebut, saya tidak ada kegiatan mendesak, sehingga bisa ikut hadir di TVRI. Syukurlah DM memberikan konfirmasi, bahwa saya boleh ikut hadir di Studio 8 TVRI saat acara live talkshow tersebut.

Damas B. Mulyono, Syafrudin Azhar, Lisa Febriyanti, Daniel Mahendra

Lanjutkan membaca “Melihat dari dekat acara live TVRI: Bicara Buku Bicara”

Developing HR Competency in Islamic Banking

Mengapa pengembangan SDM Bank Syariah sangat penting? Karena pertumbuhan Bank Syariah saat ini di Indonesia maju dengan pesat, namun Bank masih lebih fokus pada bisnis dan jaringan, akibatnya terjadi saling bajak membajak SDM Bank. Hal ini disebabkan kebutuhan SDM yang tinggi, namun belum diimbangi oleh SDM yang sesuai, oleh karena itu perlu segera dicarikan solusi nya

Lanjutkan membaca “Developing HR Competency in Islamic Banking”

Enak mana: Kost, mengontrak rumah, atau tinggal di asrama?

Hujan makin sering turun di bulan Desember, membuat kami bertiga hanya mengobrol di kamar kost. Kamar kost itu tak bisa dikatakan lebar, apalagi ditempati oleh 3 (tiga) mahasiswi, namun cukup nyaman karena dekat dengan kampus, serta punya kamar mandi sendiri. Mereka asyik mengobrol tentang kehidupan seputar kuliahnya. Kami cukup akrab, walau tak satu perguruan tinggi, kedua temanku yang lain kuliah di Akademi Kimia Analisis.

Lanjutkan membaca “Enak mana: Kost, mengontrak rumah, atau tinggal di asrama?”

Bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia pada BPD?

Selama beberapa tahun terakhir ini asset BPD (Bank Pembangunan daerah) tumbuh dengan pesat. Jika pada tahun 2004 aset Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (selanjutnya disingkat BPDSI) sebesar Rp.78.487 miliar, maka pada akhir tahun 2008 aset BPDSI telah meningkat menjadi Rp.185.252 miliar. Pinjaman yang pada tahun 2004 sebesar Rp.37.232 miliar, meningkat menjadi Rp.96.385 miliar. CAR menurun dari 19,14 persen pada tahun 2004 menjadi 16,82 persen pada tahun 2008 sejalan dengan meningkatnya jumlah pinjaman, namun hal ini masih jauh diatas ketentuan Bank Indonesia, untuk minimal CAR sebesar 8 persen. NPL cukup rendah,  selama lima tahun terakhir berada di bawah 2 persen.

Lanjutkan membaca “Bagaimana meningkatkan Sumber Daya Manusia pada BPD?”

Bau kompos vs obat gosok?

Apa hubungan antara kompos dengan obat gosok? Ternyata memang ada hubungannya. Sebetulnya sudah lama ingin membongkar tanaman di halaman, mumpung sudah mulai hujan. Musim kemarau yang cukup panjang membuat tanaman dihalaman rumah berantakan. Apalagi untuk tanaman sejenis anggrek serta tanaman-tanaman yang memang seharusnya ditempatkan di bawah tanaman lain atau terlindung dari sinar matahari. Karena lahan yagn sempit, halaman depan hanya sekitar 1,5 x 3 meter yang bisa ditanami, sedang lainnya  hanya bisa ditanami rumput agar bisa difungsikan untuk parkir mobil jika ada tamu, maklum jalan depan rumah hanya selebar 5-6 meter,  yang hanya cukup untuk satu mobil lewat.

Jalan di depan rumah pagi hari

Lanjutkan membaca “Bau kompos vs obat gosok?”