Ke Lembang, lagi…..

Saya nggak ikutan mbak Tuti untuk hiatus, cuma memang harus libur sementara, karena ada tugas ke luar kota. Tentu saja tugas ini menyenangkan, karena nantinya sekaligus bisa menengok si bungsu, dan baru kembali ke Jakarta hari Minggu. Sebenarnya masih ingin berlama-lama di Bandung, tapi hari Senin ada meeting wajib yang mau tak mau harus dihadiri. Maklum, nyaris setiap akhir pekan ada aja undangan, yang kebetulan dari teman dekat, dan sebagian besar adalah teman yang juga datang saat pernikahan si sulung, sehingga akhirnya saya selalu memundurkan jadual untuk menengok rumah Bandung.

Lanjutkan membaca “Ke Lembang, lagi…..”

Apakah semua yang instant tidak baik?

Entah semalam rasanya lelah sekali, setelah mengobrol bersama teman-teman yang sudah lama ingin ketemu, apalagi memang cuaca benar-benar tidak bersahabat. Ketiga teman yang lain ingin meneruskan perjalanan ke Pejaten Village (bener nggak sih nama plaza nya?), karena ada satu teman yang baru berulang tahun, dan mendapatkan diskon buku untuk satu kali pembelian jika membelinya saat pas bulan merayakan ulang tahun. Karena saya sudah lelah, kami berpisah jalan di Pejaten Village.

Lanjutkan membaca “Apakah semua yang instant tidak baik?”

Kapan memerlukan Kredit sindikasi?

Saat perusahaan makin besar, serta permasalahan makin kompleks, maka struktur organisasi juga makin besar. Di satu sisi kebutuhan akan pembiayaan juga makin besar. Misalkan sebuah perusahaan menang tender untuk membiayai pembangunan infrastrutur, yang jelas membutuhkan biaya sangat besar. Di satu sisi, masing-masing Bank mempunyai batasan Legal Lending Limit, berapa maksimal pinjaman yang boleh diberikan pada satu debitur atau satu grup usaha. Pada kondisi seperti ini, apabila dinilai usaha layak dibiayai, maka dua Bank atau lebih akan bergabung untuk memberikan pembiayaan pada perusahaan tersebut.

Lanjutkan membaca “Kapan memerlukan Kredit sindikasi?”

Hujan angin, genteng bocor dan sulit cari tukang

Cuaca di Jakarta akhir-akhir sering tidak dapat diduga. Kondisi yang cerah tanpa terlihat mendung menggantung, sore hari atau bahkan siang hari bisa berubah mendadak menjadi hujan deras. Tak tanggung-tanggung, hujan deras disertai petir membuat situasi makin ramai. Setiap kali petir menggelegar, langsung disambut dengan riuh rendah bunyi alarm mobil.

Lanjutkan membaca “Hujan angin, genteng bocor dan sulit cari tukang”

Sekilas mengenal apa yang dimaksud dengan Sekuritisasi

Beberapa bulan ini kita banyak mendengar dan membaca tentang istilah sekuritisasi, apalagi setelah untuk tahap pertama, BTN melepas 5.060 portofolio kredit dengan harga penjualan Rp.100 miliar. Jumlah emisi yang diperdagangkan senilai Rp.100 miliar, dicatatkan di bursa saham tanggal 12 Feb.2009. Aset ini dikelola oleh PT Sarana Multigriya Financial (Persero).

Lanjutkan membaca “Sekilas mengenal apa yang dimaksud dengan Sekuritisasi”

Mendorong Lembaga Keuangan Mikro yang mandiri secara finansial

Buku tulisan Marguerite S. Robinson, yang terdiri atas 3 (tiga) volume, menceritakan tentang bagaimana revolusi keuangan mikro. Dr. Robinson memasuki dunia keuangan mikro dengan latar belakang akademis dan profesional yang kuat sebagai seorang antropolog, setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun di pedesaan di India, Indonesia dan Sri Lanka. Dia menggambarkan dirinya sebagai seorang antropolog keuangan, karena keahliannya yang unik untuk dapat mengerti dua pihak, rakyat miskin di daerah terpencil atau daerah kota yang miskin yang biasanya tidak mendapat pelayanan dari lembaga keuangan, dan pasar keuangan(Ira W. Lieberman).

Lanjutkan membaca “Mendorong Lembaga Keuangan Mikro yang mandiri secara finansial”

Memahami karakteristik masing-masing segmen bisnis

Apabila sebelumnya saya pernah menulis di sini tentang bagaimana seorang AO harus memahami profil nasabah, kali ini saya ingin mengajak, melihat dari sisi yang lain, yaitu bagaimana apabila kita memahami karakteristik usaha yang didasarkan segmen bisnisnya, yang dilihat dari kriteria besaran usahanya, yaitu: segmen mikro, segmen ritel dan segmen menengah.

Lanjutkan membaca “Memahami karakteristik masing-masing segmen bisnis”

Menikmati suasana dan nonton film “jadul” di Salihara

Membaca postingan mas Iman tentang bulan Film Nasional 2009, yang diadakan selama bulan Maret 2009, mengingatkanku pada si sulung. Betapa senangnya dia jika masih berada disini, karena dia penyuka berbagai jenis film. Ketika saya mengobrol dengan teman, ternyata pemutaran film juga diadakan di Salihara, yang berlokasi di Jalan Salihara 16, Jakarta Selatan, dan tak terlalu jauh dari lokasi tempat tinggalku. Kemudian saya teringat postingan Yoga, tentang Salihara disini.

Lanjutkan membaca “Menikmati suasana dan nonton film “jadul” di Salihara”

Sebuah taman dibalik gedung tinggi

Jika anda berjalan-jalan di seputar jalan Thamrin-Sudirman, anda akan menemui di kiri kanan jalan, hampir semuanya terdiri dari bangunan gedung tinggi menjulang. Kemacetan yang selalu terjadi setiap hari, membuat kita tak bisa menikmati keindahan poros jalan kota Jakarta ini. Tapi cobalah anda berjalan-jalan di hari Minggu atau pada hari libur panjang seperti Minggu kemarin, anda akan menemui betapa sebetulnya Jakarta layak dinikmati. Di tengah jalan (yang sayang, agak berkurang keindahannya, karena adanya perhentian busway), terdapat taman dan pohon-pohon an rindang, dan didepan gedung, diatur taman-taman yang indah. Teman saya dari negara tetangga, pernah berkirim sms, suatu ketika dia ingin mengajak anak isterinya ke Jakarta, karena dia begitu menikmati keindahan Jakarta dan sekelilingnya, saat dia mengikuti seminar yang diadakan di kota Jakarta.

Lanjutkan membaca “Sebuah taman dibalik gedung tinggi”