Oleh: edratna | September 22, 2017

Ke Kuntum Farmfield yuuk

Saya mendengar nama Kuntum ini sudah lama, namun tak pernah punya kesempatan untuk pergi ke sana. Kebetulan saat pada acara Tour A678 plus ke Korea Selatan, di bis saya duduk bersebelahan dengan mbak Ken, yang rupanya manager di Kuntum. Mbak Ken ini seniorku di IPB, beliau banyak cerita tentang Kuntum dan perkembangannya.

Mbak Ken yang menawarkan agar A678 plus mengadakan acara di Kuntum. Saya mau ngajak cucu agak ragu, karena ikut jadi seksi sibuk, di samping berangkat dari Jakarta harus pagi-pagi agar tak kena macet. Kami berjanji ketemu di lobi Citos, Ati yang membawa kendaraan rumahnya di Ciputat, saya di Cilandak dan Martha di Jakarta Timur. Jadilah Citos menjadi meeting point yang memudahkan untuk bersama-sama pergi ke Bogor.

Berbagai hasil bumbu yang ditanam di Kuntum.

Saya pesan bajaj langganan, karena kalau taksi dari rumah saya argonya nggak sampai Rp.10.000,- (sepuluh ribu rupiah). Di Citos sudah banyak orang, dengan pakaian yang berbagai macam, kelihatannya juga punya tujuan seperti saya, Citos sekedar persinggahan. Ada yang berdandan rapih dan anggun, kelihatannya mau ramai-ramai berangkat kondangan, ada yang pakaian santai dan sepatu olah raga,  membawa ransel, yang saya perkirakan mau naik gunung. Kami berangkat jam 8.00 wib dari Citos…dan mulai macet mendekati Cibubur. Syukurlah, setelah melewati pintu gerbang Tol Cibubur, jalan bisa cepat, sehingga sampai Kuntum jam 9 lewat. 

Pintu masuk Kuntum.

Kami segera menuju ke lokasi acara, mengambil caping dulu agar tidak panas…..dan berbelok dulu melihat kandang kambing, kandang sapi, kandang kelinci, serta kandang rusa.

Kambingnya wangi karena habis dimandikan dan di shampo.

Ada berbagai kolam ikan, lucunya ikan-ikan kecil itu mengikuti tangan kita untuk bergerak….. Sebetulnya acara yang disarankan termsuk menangkap ikan, rupanya tak ada yang tertarik untuk berbasah-basahan. Teman ada yang mengambil alang-alang untuk memberi makan sapi, dan sapinya tenang saja, mungkin sudah kenyang karena saya lihat banyak anak-anak sibuk memberi makan sapi.

Bisa memberi makan sapi.

Jika ingin naik kuda, lokasinya agak jauh di belakang, dan teman-teman sudah menunggu untuk segera memulai acara. Kali ini merupakan reuni yang paling banyak pesertanya, mungkin sudah kangen ketemu teman lama. Sayang sekali, seminggu sebelum acara, teman yang seksi sibuk jatuh sakit dan harus dioperasi di RS Mayapada. Ada teman lagi yang baru keluar dari rumah sakit, bahkan sehari sebelumnya ada teman yang terpeleset saat membetulkan letak pot. Jadi acara dimulai dengan berdoa, agar teman-teman yang sakit segera sehat kembali sehingga bisa berkumpul di pertemuan yang akan datang.

Free Wifi, jadi tetap bisa kekinian.

Sebetulnya di Kuntum tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar. Berkat jasa baik mbak Ken, kami dibolehkan menambah makanan, namun harus membawa tempatnya sekaligus. Walau makan siang, teh manis dan air putih disediakan oleh Kuntum, banyak teman-teman yang isterinya pintar memasak. Dan tentu saja sudah banyak yang kangen rasa asinan Bogor.

Menu makan siang.

Jadilah ada rempeyek dari Meity (walau sakit tetap kirim rempeyek yang renyah…makasih ya), mie golosor, tumis daun mengkudu dan pete dari Yu Lies, sate lidah Padang khas bikinan nyonya Anas  Rachman yang menggoyang lidah, panada khas Betty, asinan Bogor dari Iswandi Anas, Puding yang lumer di mulut, getuk dan ketan hitam dari Alda (sayang saya nggak kebagian), dan lupa menyebutkan lagi satu per satu. Kenyang deh….dan es cendolnya Kuntum betul-betul segar.

Kami saling mengobrol, mengingat saat kuliah, walaupun saat ini banyak juga yang masih sering ketemu karena pekerjaannya memungkinkan untuk ketemu. Dan senangnya, teman-teman yang jarang muncul, seperti Greg Hambali, Moh Samsun, Suwarno dan Yuke, Yusnidar dan Yayat, Komarudin dan nyonya, Wahyu Komara ….bahkan Greg masih ingat lagu-lagu yang kami nyanyikan zaman mapram dulu. Sepertinya harus ditulis Greg, agar bisa dicatat dan bisa dinyanyikan di acara pertemuan kita.

Foto rame-rame sebelum pulang.

Tak terasa waktu cepat berlalu, jam 14.00 wib pertemuan ditutup, saya dapat oleh-oleh panada dari Betty dan catlleya dari Hardi….semoga tanaman nya tumbuh subur dan berbunga ya Hardi.

 

Iklan

Responses

  1. Rame ya bu.

    Ramai kalau akhir pekan atau libur sekolah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: