Mengenal Produk Perbankan Syariah (2)

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang produk perbankan Syariah, dari sisi penyaluran dana. Untuk selanjutnya, akan dibahas produk penghimpunan dana, yang diambil dari ringkasan buku saku Perbankan Syariah, karangan Hosen, M.N. Penghimpunan dana di Bank Syariah dapat berbentuk giro, tabungan dan deposito. Prinsip operasional syariah yang diterapkan dalam penghimpunan dana masyarakat adalah prinsip wadiah dan mudharabah.

1. Prinsip Wadiah

Ketentuan umum:

  • Keuntungan atau kerugian dari penyaluran dana menjadi hak milik atau ditanggung Bank, sedang pemilik dana tidak dijanjikan imbalan dan tidak menanggung kerugian. Bank dimungkinkan memberikan bonus kepada pemilik dana sebagai suatu insentif untuk menarik dana masyarakat, namun tidak boleh diperjanjikan dimuka.
  • Bank harus membuat akad pembukaan rekening yang isinya mencakup izin penyaluran dana yang disimpan dan persyaratan lain yang disepakati selama tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Khusus bagi pemilik rekening giro, Bank dapat memberikan buku cek, bilyet giro, dan debit card.
  • Terhadap pembukaan rekening ini Bank dapat mengenakan pengganti biaya administrasi sekedar untuk menutupi biaya yang benar-benar terjadi
  • Ketentuan-ketentuan lain yang berkaitan dengan rekening giro dan tabungan tetap berlaku selama tidak bertentangan dengan prinsip syariah

2. Prinsip Mudharabah

Dalam mengaplikasikan prinsip mudharabah, penyimpan atau deposan bertindak sebagai pemilik modal, dan bank sebagai mudharib (pengelola). Dana tersebut digunakan Bank untuk melakukan pembiayaan murabahah atau ijarah seperti yang dijelaskan terdahulu. Dapat pula dana tersebut digunakan oleh bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. Hasil usaha ini akan dibagi hasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati.

3. Akad pelengkap

Untuk mempermudah pelaksanaan penghimpunan dana, biasanya diperlukan juga akad pelengkap. Akad pelengkap ini tidak ditujukan untuk mencari keuntungan, namun ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan pembiayaan. Meskipun tidak ditujukan untuk mencari keuntungan, dalam akad pelengkap ini dibolehkan meminta pengganti biaya-biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan akad ini. Besarnya pengganti biaya sekedar untuk menutupi biaya yang benar-benar timbul.

a. Wakalah (perwakilan)

Terjadi apabila nasabah memberikan kuasa kepada bank untuk mewakili dirinya melakukan pekerjaan jasa tertentu, seperti inkaso dan transfer uang.

b.Jasa perbankan

Bank Syariah dapat melakukan berbagai pelayanan jasa perbankan kepada nasabah dengan mendapat imbalan berupa sewa atau keuntungan. Jasa perbankan tersebut, antara lain:

  • Sharf (jual beli valuta asing) : Jual beli valas yang tidak sejenis, penyerahannya harus dilakukan pada waktu yang sama (spot). Bank mengambil keuntungan dari jual beli valas ini.
  • Ijarah (sewa): Jenis kegiatan ijarah, antara lain penyewaan kotak simpanan (safe deposit box) dan jasa tata-laksana administrasi dokumen (custodian). Bank dapat imbalan sewa atas jasa tersebut.

Daftar Pustaka:

Hosen, M.N. “Buku saku Perbankan Syariah”. Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES). Jakarta, Nopember 2005

Iklan

14 pemikiran pada “Mengenal Produk Perbankan Syariah (2)

  1. Sekarang memang tampaknya Bank Syariah lebih menarik dari Bank konvensional Bu 🙂 Walau sayang layanannya tidak seluas yang konvensional. Tapi dengan semakin banyaknya orang yang pindah ke Bank ini, tampaknya perkembangannya ke depan tetap menjanjikan.

  2. Bank Syariah di Indonesia relatif masih baru. Kalau di London, pelayanan Bank Syariah nya sudah sangat maju, bahkan menjadi tempat studi banding perbankan.

    Nanti pelan-pelan akan lebih baik, tapi memang perlu sosialisasi terus menerus, dan produk yang ada di Bank Konvensional bisa juga dilakukan untuk Bank Syariah, batasannya kan ada di MAGRIB.

  3. Wiku,

    Udah tahu jawabannya kan?…hal yang membedakan dengan bank konvensional, dan bank Syariah tercantum dalam Magrib (prohibited);
    – Maisir (gambling)
    – Gharar (uncertainty)
    – Riba (interest)
    – Haram commodities and activities

  4. wisnu

    assalamualaikum…

    mw dikit nanya ni,ada referensi tentang buku perbankan syariah nggak…??yang isinya ada deposito syariahnya….

    mksh sblmny….

  5. vini

    Assalamualaikum,,,
    Bu…mmw tanya klo jurnal2 perbankan syariah tentang asuransi syariah atau non performing loan bank syariah udah banyak blm y?trus ada situs webnya apa y?
    terimakasih bu…mohon bantuannya mw skripsi negh…
    Wassalam…

  6. vini

    Assalamualaikum,,,
    Bu mw skripsi negh tapi bingung mw ngambil judul apa???Saya jurusan manajemen perbankan…maklum baru mw S1…hehehehe.kira2 ibu punya masukan gak ya bwt skripsi saya????mohon advicenya…
    Wassalam…

    Vini,
    Zaman internet ini, sangat mudah untuk mengakses web, saya udah lihat, banyak sekali kok…anda tinggal klik google, kemudian webnya Bank Sayariah Mandiri, Muamalat juga peraturan BI…memang harus mau kerja keras sih.

    Judul? Bagaimana saya tahu, anda sendiri kan yang kuliah? kalau bingung, diskusinya sama dosen pembimbing.

  7. didot

    amat sangat tertarik dengan dunia/bank syariah karena konsepnya yang lebih memasyarakat dan lebih mulia. Insya Allah mau ambil master dibidang Syariah.
    bisa nggak ya ada produk kartu kredit berbasis syariah…?

  8. Ass. Wr.Wb, saya sangat menyukai 2 tulisan ibu. Trima kasih dengan tulisan tersebut telah banyak menambah wawasan saya.
    Apabila Ibu tidak keberatan, bisa ibu sampaikan kepada kami ringkasan kuntungan bisnis menggunakan menggunakan konsep syariah….? Insya Allah tulisan dari ibu, nanti akan saya sampaikan didalam pengajian-pengajian saya…..
    Trima kasih sebelumnya…
    Wassalam Wr. Wb

  9. Anto

    ass wr wb,

    ikutan nanya donk, apakah perbankan syariah hanya ditujukan untuk ummat muslim? atau bisa juga untuk umat lain?
    Apakah kary bank syariah juga hanya untuk umat muslim? atau bisa juga untuk umat lain?

    terima kasih
    wass wr wb

  10. diTa

    aslm…Ibu, saya rencana mau ngambil skripsi tentang syariah. Mohon bantuannya, gimana cara dapetin jurnal2 tentang perbankan syariah???situsnya apa???
    Terima kasih

    Dita,
    Lebih baik magang pada Bank Syariah…minta Dekan membuat surat pengantar untuk magang di Bank tsb. Mudah sekali kok…disitu nanti anda akan bisa belajar pada orang yang memang ahli, dan di setiap Bank biasanya mempunyai perpustakaan, sehingga memudahkan untuk belajar.

  11. Ronal Suhadi

    aslm… ibu,, saya kuliah S-1 ekstensi di ui depok, jurusan manajemen, pada semester 4 kami masuk pada mata kuliah kekhususan, saya masih bingung memilih manajemen perbankan atau perbankan syariah??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s